Ini 5 Jurusan Kuliah S1 dengan Persaingan Kerja Tertinggi
📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 09:25 WIB | Oleh: Tim PenulisBidang studi Pendidikan berada di urutan berikutnya dengan proporsi 7,1 persen.
Lulusan Pendidikan tidak hanya memiliki peluang bekerja sebagai guru, tetapi juga dapat masuk ke bidang pelatihan, pengembangan sumber daya manusia, administrasi pendidikan dan sejumlah sektor lainnya.
Ketersediaan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penyerapan lulusan di pasar kerja.
5. Akuntansi
Akuntansi menempati posisi kelima dengan proporsi 5,1 persen dari kelompok penganggur lulusan S1.
Lulusan Akuntansi dapat bekerja di perusahaan, lembaga keuangan, pemerintahan maupun bidang profesional. Namun, jumlah lulusan yang cukup besar membuat persaingan untuk memperoleh pekerjaan tetap menjadi tantangan.
Selain lima bidang studi tersebut, laporan LPEM FEB UI juga mencatat Ilmu Komputer dengan proporsi 4,6 persen dari kelompok penganggur lulusan S1.
Meski demikian, data tersebut tidak berarti bahwa jurusan-jurusan tersebut merupakan jurusan yang tidak memiliki prospek kerja. Angka persentase yang dicantumkan menunjukkan proporsi bidang studi di antara kelompok penganggur lulusan S1, bukan persentase seluruh lulusan dari masing-masing jurusan yang menganggur.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa tingginya jumlah lulusan perguruan tinggi perlu diimbangi dengan ketersediaan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi. LPEM FEB UI menilai peningkatan akses pendidikan tinggi perlu berjalan beriringan dengan penguatan kualitas pendidikan, hubungan antara perguruan tinggi dan dunia kerja, serta penciptaan lapangan pekerjaan berketerampilan tinggi.
Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan popularitas sebuah jurusan ketika memilih program studi. Minat, kemampuan, kualitas perguruan tinggi, keterampilan tambahan, pengalaman magang dan perkembangan kebutuhan industri juga penting diperhatikan untuk meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!