Masa depan Magneto dalam Jagat X-Men MCU Terancam?
📅 Jumat, 18 Sep 2026, 00:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
Masa depan Magneto dalam jagat X-Men kembali menjadi sorotan. Di tengah ketidakjelasan mengenai posisi karakter tersebut dalam perkembangan cerita mutan Marvel, Quentin Quire justru muncul sebagai sosok yang disebut memiliki potensi menjadi penerus ideologis Magneto.
Dari ScreenRant, sorotan itu muncul setelah komik X-Men #37 memperlihatkan pertarungan Quentin Quire melawan Cassandra Nova, saudara kembar jahat Professor X. Dalam pertarungan tersebut, Quire menunjukkan kemampuan telepati tingkat tinggi sekaligus memperlihatkan perubahan pemikiran yang mengingatkan pada perjalanan karakter Magneto.
Seperti diberitakan ScreenRant, edisi terbaru X-Men tersebut menjadi panggung penting bagi perkembangan Quire. Karakter yang sebelumnya dikenal sebagai Kid Omega dan pernah menjadi antagonis itu kini semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu anggota penting X-Men.
Dalam pertarungannya dengan Cassandra Nova, Quire menyinggung perubahan pandangan Magneto dari sosok yang pernah mendukung supremasi mutan menjadi pelindung kaum mutan.
"Magneto belajar bahwa gen tidak penting. Hanya ada yang tertindas dan yang menindas," ujar Quire dalam cerita tersebut.
Quire kemudian menegaskan bahwa dirinya juga telah meninggalkan gagasan mengenai hukuman kolektif terhadap manusia.
"Magneto tidak tertarik pada hukuman kolektif, dan aku juga tidak lagi," katanya.
Dialog tersebut menjadi salah satu momen penting dalam X-Men #37. Quire berhasil mengalahkan Cassandra Nova dengan memanfaatkan kekuatan telepatinya, sekaligus menunjukkan bahwa ia telah berkembang jauh dari sosok pemberontak yang sebelumnya dikenal sebagai Kid Omega.
Mewarisi Dua Warisan Besar X-Men
Menariknya, Quire bukan hanya dikaitkan dengan Magneto. Ia juga kerap dianggap sebagai salah satu karakter yang dapat meneruskan warisan Professor X.
ScreenRant menilai perkembangan Quire dalam X-Men #37 memperlihatkan kombinasi dari dua warisan tersebut. Ia memiliki kemampuan telepati yang mengingatkan pada Professor X, sementara perubahan ideologinya terhadap hubungan manusia dan mutan menggemakan perjalanan Magneto.
Dalam kontinuitas utama komik X-Men, Marvel dalam beberapa tahun terakhir juga menempatkan Professor X dan Magneto tidak lagi sebagai pusat cerita seperti sebelumnya. Namun, pengaruh keduanya masih kuat dalam perkembangan karakter-karakter generasi berikutnya.
Quentin Quire menjadi salah satu contoh paling jelas.
Karakter tersebut pertama kali diperkenalkan sebagai antagonis dalam era New X-Men karya Grant Morrison. Seiring perjalanan cerita, Quire mengalami proses penebusan dan kemudian berkembang menjadi pahlawan serta anggota penting tim X-Men yang dipimpin Cyclops.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!