Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 12:24 WIB | Oleh:
Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem Doc: ant
Ket. kelapa sawit turun harga

JAKARTA – Di tengah kebakaran hutan, harga kelapa sawit Tandan Buah Segar (TBS) melah nunjem alias turun banyak. Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur menetapkan harga tertinggi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode 1-15 Oktober 2026 sebesar Rp3.542,60 per kilogram atau turun Rp74,95 atau 2,07 persen dibanding periode sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Arief Murdiyatno di Samarinda, Kaltim, Jumat, mengatakan bahwa penurunan harga TBS dipicu oleh penurunan harga jual minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan inti sawit (kernel) di hampir seluruh perusahaan sumber data yang menjadi acuan.

Keputusan tersebut disahkan melalui Berita Acara Nomor 500.10.6.3/746/Disbun/2026 dalam rapat Tim Penetapan Harga TBS pada Kamis (15/10/2026), dengan menetapkan nilai Indeks K sebesar 89,22 persen.

"Penurunan ini tentu berdampak langsung pada harga TBS yang diterima petani sawit di Kaltim," ujar Arief.

Pada periode tersebut, harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp15.218,80 per kilogram, sedangkan kernel berada di angka Rp12.935,46 per kilogram.

Arief menjelaskan harga TBS berdasarkan umur tanaman sawit, yakni untuk pohon umur 3 tahun sebesar Rp3.110,61 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.209,80 per kilogram, umur 5 tahun Rp3.298,74 per kilogram, dan umur 6 tahun Rp3.370,97 per kilogram.

Untuk rincian usia tanaman lainnya, harga berkisar dari Rp3.419,58 hingga Rp3.542,60 per kilogram untuk usia 7-20 tahun (turun dari Rp3.617,55), dan Rp3.274,70 hingga Rp3.490,80 per kilogram untuk usia 21-25 tahun.

Arief menegaskan daftar harga tersebut menjadi standar bagi petani kelapa sawit yang bermitra dengan pabrik di Kaltim sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024, serta berharap kemitraan yang kuat dapat melindungi petani dari tengkulak demi menjaga kesejahteraan dan perekonomian daerah

"Dengan kemitraan yang baik, harga TBS di tingkat petani dapat lebih terjaga dan tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak," katanya.

Dalam sistem penetapan harga komoditas sawit oleh pemerintah daerah, rapat penetapan harga untuk periode berjalan memang biasa diselenggarakan di akhir atau setelah periode tersebut selesai guna menghitung rata-rata tertimbang penjualan riil CPO dan kernel yang telah ditransaksikan oleh perusahaan sumber data sepanjang tanggal 1-15 Oktober

Hal ini dilakukan karena harga yang dirilis merupakan instrumen kendali retrospektif untuk memastikan kepatuhan pembayaran perusahaan kepada petani plasma, bukan sistem tebakan di muka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Harga Tandan Buah Segar Kel...

Dunia Pendidikan Dibuat Susah Kabut Asap

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dunia Pendidikan Dibuat Sus...

Era Digital Makin Meninggalkan Etika Jurnalistik?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Digital Makin Meninggal...

Bansos agar Tepat Sasaran Perlu Penguatan Agen Perlinsos

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bansos agar Tepat Sasaran P...

Belum Pernah Mendapat 3 Poin, PSIM Sore Ini Berharap Menang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Belum Pernah Mendapat 3 Poi...

Persija Jakarta Menang Terus, Mau Tahu Rahasianya?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persija Jakarta Menang Teru...

Kota Global Sangat Memerlukan Riset dan Inovasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kota Global Sangat Memerluk...

Layanan Perpajakan Harus Dipermudah dan Transparan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Layanan Perpajakan Harus Di...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.