Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut Bulog: Stok Cadangan Beras di Gudang Bulog Capai 4,7 Juta Ton di Pertengahan September

3 Selasa, 15 Sep 2026, 09:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirut Bulog: Stok Cadangan Beras di Gudang Bulog Capai 4,7 Juta Ton di Pertengahan September Dirut Bulog: Stok Cadangan Beras di Gudang Bulog Capai 4,7 Juta Ton di Pertengahan September Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di Gudang Bulog hingga saat ini mencapai 4,722 juta ton per 14 September 2026.

Rizal menyebutkan jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan stok sebelumnya yang berada pada kisaran 5,4 juta ton karena adanya penyaluran berbagai program pangan pemerintah sepanjang tahun berjalan.

"Total stoknya beras Bulog sekarang yang ada di gudang sudah turun, yang kemarin 5,4 juta ton, sekarang tinggal 4,722 juta ton. Kenapa angkanya jadi turun? Karena sudah banyak yang didistribusikan," kata Rizal di Jakarta, Senin (14/9), saat menerima kunjungan kerja Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini bersama jajaran di Pusat Komando dan Pengendalian Bulog terhadap penanganan pangan korban gempa NTT.

Dia menyampaikan penurunan stok tersebut terjadi setelah Bulog menyalurkan bantuan pangan beras bagi 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) pada tahap pertama di Februari dan Maret 2026 dengan kebutuhan sekitar 600 ribu ton.

Selain itu, Bulog juga menyalurkan bantuan pangan beras tahap kedua untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 yang jumlahnya mencapai hampir 1 juta ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Yang mana, setiap keluarga penerima manfaat akan menerima beras sebanyak 10 kilogram setiap bulannya. Untuk penyaluran tahap kedua, pemerintah telah menetapkan distribusi bantuan beras tersebut dilakukan secara serentak atau dirapel, sehingga September dapat segera rampung.

Selain itu, Rizal menjelaskan pihaknya juga penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sejak awal tahun hingga September 2026 telah mencapai sekitar 800 ribu ton.

Menurut dia, tingginya penyaluran tersebut menunjukkan cadangan beras pemerintah terus dimanfaatkan untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung stabilisasi harga beras di masyarakat.

"Jadi keluarnya cukup banyak, alhamdulillah ini untuk menjaga stabilitas harga beras di masyarakat," ucap Rizal.

Meski stok berkurang akibat penyaluran program pangan, Bulog tetap memastikan kualitas cadangan beras pemerintah terjaga melalui pengelolaan penyimpanan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bulog menerapkan sistem pemeliharaan bertahap dan berjenjang dengan pemeriksaan kondisi beras secara rutin mulai dari pengecekan harian, mingguan, bulanan hingga evaluasi setiap semester.

Sistem tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi beras tetap baik selama masa penyimpanan dengan memperhatikan tata letak serta pengaturan posisi beras di gudang Bulog.

Rizal mengatakan rotasi penyimpanan menjadi bagian penting dalam menjaga mutu karena beras yang berada di bagian bawah maupun atas gudang harus tetap mendapatkan perlakuan pemeliharaan.

Namun, terhadap sebagian beras yang mengalami penurunan mutu setelah masa penyimpanan lebih dari delapan bulan, Bulog melakukan langkah hilirisasi menjadi bahan baku tepung beras.

Ia menjelaskan keputusan pemanfaatan beras turun mutu tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator bidang Pangan bersama pemangku kepentingan terkait.

Berdasarkan keputusan tersebut, sekitar 380 ribu ton beras turun mutu akan dialihkan untuk produksi tepung beras melalui mekanisme lelang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dampak Jatuhnya Jet Pribadi...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.