Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Perekonomian Sebut Neraca Dagang RI Januari-September Surplus

3 Selasa, 03 Nov 2026, 19:18 WIB | Oleh:
Menko Perekonomian Sebut Neraca Dagang RI Januari-September Surplus Menko Perekonomian Sebut Neraca Dagang RI Januari-September Surplus Doc: RRI/Afriani Respati
Ket. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

JAKARTA - Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar 10,61 miliar dollar AS atau setara Rp192,69 triliun sepanjang Januari-September 2026. Surplus tersebut ditopang kinerja sektor nonminyak dan gas (nonmigas) yang mampu mengimbangi defisit perdagangan migas.

Ia mengatakan sektor nonmigas membukukan surplus sebesar 34,21 miliar dollar AS atau setara Rp621,12 triliun. Sementara itu, sektor migas mengalami defisit sebesar 23,6 miliar dollar AS atau setara Rp428,60 triliun.

"Januari sampai September 2026, ini surplusnya neraca perdagangan kita 10,61 miliar, dipicu oleh surplus non-migas sebesar 34,21 miliar. Walaupun defisit migas mencapai 23,6 miliar," ujar Airlangga dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11).

Secara bulanan, neraca perdagangan Indonesia pada September 2026 juga mencatatkan surplus sebesar 3,36 miliar dollar AS (Rp61,02 triliun). Capaian tersebut berasal dari surplus nonmigas sebesar 5,67 miliar dollar AS (Rp103,00 triliun) dan defisit migas 2,31 miliar dollar AS (Rp41,95 triliun).

"Dari segi neraca perdagangan, di bulan September perdagangan surplus di 3,36 miliar. Ini berasal dari surplus non-migas yang 5,67 miliar, dan defisit migas 2,31 miliar," kata Airlangga.

Dari sisi ekspor, nilai perdagangan Indonesia sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 221,23 miliar dollar AS (Rp4,02 kuadriliun). Angka tersebut meningkat 5,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ekspor nonmigas mendominasi dengan nilai mencapai 212,27 miliar dollar AS (Rp3,85 kuadriliun). Sementara itu, nilai impor Indonesia meningkat 19,67 persen menjadi 210,63 miliar dollar AS (Rp3,83 kuadriliun).

Peningkatan impor terutama dipengaruhi kenaikan kebutuhan bahan baku, bahan penolong, serta barang modal. Perkembangan tersebut menjadi bagian dari gambaran aktivitas perdagangan Indonesia sepanjang sembilan bulan pertama 2026.

Di sisi lain, inflasi Indonesia pada Oktober 2026 tercatat sebesar 3,23 persen secara tahunan atau year on year. Adapun inflasi bulanan mencapai 0,22 persen, sedangkan inflasi tahun kalender sebesar 2,4 persen.

Airlangga menyebut inflasi tahun kalender tersebut masih berada dalam rentang sasaran pemerintah. Angka tersebut berkisar antara 2,5 persen plus minus 1 persen. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dampak Jatuhnya Jet Pribadi...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.