Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Self-Care AMRun 2026 di Bali Ajak Masyarakat Cegah Resistensi Antibiotik Lewat Gaya Hidup Sehat

3 Selasa, 03 Nov 2026, 19:36 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Self-Care AMRun 2026 di Bali Ajak Masyarakat Cegah Resistensi Antibiotik Lewat Gaya Hidup Sehat Self-Care AMRun 2026 di Bali Ajak Masyarakat Cegah Resistensi Antibiotik Lewat Gaya Hidup Sehat Doc: istimewa
Ket. Bukan sekadar ajang olahraga, Self-Care AMRun 2026 menghadirkan pendekatan edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat melalui lari santai sejauh lima kilometer dan aktivitas interaktif. Kegiatan ini berlangsung Minggu (1/11/2026) di Taman Inspirasi Muntig Siokan, Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Bali

JAKARTA - Resistensi antimikroba (AMR) menjadi ancaman kesehatan serius yang tidak bisa dianggap sepele. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat membuat infeksi semakin sulit diobati dan meningkatkan risiko kesehatan masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, gerakan edukasi Self-Care AMRun 2026 digelar untuk memperluas pemahaman tentang penggunaan antibiotik secara bijak sekaligus mendorong kebiasaan hidup sehat.

Bukan sekadar ajang olahraga, Self-Care AMRun 2026 menghadirkan pendekatan edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat melalui lari santai sejauh lima kilometer dan aktivitas interaktif. Kegiatan ini berlangsung Minggu (1/11/2026) di Taman Inspirasi Muntig Siokan, Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Bali.

Acara ini merupakan kolaborasi Asosiasi Pengobatan Sendiri Masyarakat Indonesia (APSMI) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), didukung Balai Besar POM di Denpasar dan berbagai pihak, dalam menyambut World AMR Awareness Week (WAAW) 2026.

Direktur PT Serayu Sumber Rejeki (SSR), Wahono, menegaskan kepedulian terhadap kesehatan harus diwujudkan lewat aksi berkelanjutan.

"Bagi kami, menjaga kesehatan masyarakat bukan hanya tentang menyediakan produk, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang tepat. Self-Care AMRun menjadi ruang kolaborasi untuk mengajak masyarakat lebih aktif sekaligus memahami pentingnya penggunaan obat secara bijak," ujarnya.

Ia berharap edukasi tidak berhenti sebagai kampanye sesaat, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.

Pentingnya edukasi ini mengingat resistensi antimikroba terjadi ketika mikroorganisme tidak lagi merespons obat sebagaimana mestinya. Akibatnya, infeksi lebih sulit ditangani dan membutuhkan pengobatan lebih kompleks. Penggunaan antibiotik tanpa indikasi medis, tidak sesuai dosis, atau tanpa arahan tenaga kesehatan menjadi faktor pemicu resistensi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Etos Kreatif Indonesia, Lucky Hatreztro, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

"Kami percaya perubahan besar dalam kesehatan masyarakat harus dimulai dari aksi nyata dan kolaborasi. Melalui Self-Care AMRun, olahraga menjadi momentum untuk menyampaikan pesan yang jauh lebih besar, yaitu pentingnya menjaga kesehatan dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat," kata Lucky.

Melalui kegiatan ini, para pihak yang terlibat berharap gerakan edukasi tidak berhenti pada satu acara, melainkan berkembang menjangkau lebih banyak komunitas di berbagai daerah. Sinergi antara regulator, pelaku usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih kuat.

Melawan resistensi antibiotik tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Perubahan harus dimulai dari keputusan kecil, mulai dari tidak menggunakan antibiotik sembarangan hingga mengikuti anjuran tenaga kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.