Review Lioness Season 3 Episode 7: Dendam Perwira CIA pada Para Penculiknya hingga Intrik Washington
📅 Senin, 14 Sep 2026, 00:24 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SAda dugaan operasi tersebut dirancang untuk memprovokasi Amerika Serikat agar mengambil tindakan militer terhadap Rusia, yang pada akhirnya bisa mendorong Rusia menuju gencatan senjata dan menguntungkan posisi Ukraina.
Jika teori tersebut benar, maka penculikan Joe bukan sekadar operasi intelijen.
Ini adalah permainan geopolitik.
Dan Joe hanyalah salah satu bidaknya.
CIA Terjebak di Antara Kebenaran dan Kepentingan Politik
Di sinilah Lioness kembali masuk ke wilayah abu-abu yang menjadi kekuatan serial ini.
Washington harus menentukan apa yang harus dilakukan terhadap informasi tersebut. Membuka semuanya ke publik bisa memicu konsekuensi politik dan militer. Sebaliknya, menutup kasus berarti pemerintah harus berhadapan dengan persoalan moral: apakah kepentingan geopolitik lebih penting daripada mengungkap siapa yang menculik seorang perwira Amerika di tanah sendiri?
Intrik tersebut bahkan mengarah pada gagasan untuk menghilangkan orang-orang tertentu agar persoalan tidak berkembang menjadi krisis yang lebih besar. Sejumlah pejabat CIA melihat pembunuhan sebagai salah satu jalan keluar dari persoalan yang semakin rumit.
Ini yang membuat Episode 7 tidak sekadar menjadi episode penyelamatan.
Joe berjuang untuk membalas dendam di lapangan.
Sementara di Washington, para pejabat berusaha memastikan dendam pribadi Joe tidak berubah menjadi perang yang lebih besar.
Verdict
Episode 7 berhasil menggabungkan tiga elemen utama Lioness: aksi brutal, drama personal, dan permainan politik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!