Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Banten Pastikan Barang Temuan Bukan Milik Jurnalis

📅 Senin, 14 Sep 2026, 03:17 WIB | Oleh:
Polda Banten Pastikan Barang Temuan Bukan Milik Jurnalis Doc: Antara
Ket. Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea memberikan keterangan resmi terkait hasil operasi SAR rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, pada Sabtu (12/9/2026).

Tangerang - Polda Banten memastikan tiga jenis barang yang ditemukan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di perairan Selat Sunda sebelah timur Pulau Rakata bukan milik lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea dalam keterangan tertulis yang diterima di Tangerang, Minggu (13/9), mengatakan barang yang ditemukan terdiri atas helm plastik merah, jeriken plastik biru bertutup hitam, dan dua jaket pelampung berwarna oranye.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal karena life jacket yang tersedia di kapal berwarna merah, kuning, dan ungu serta tidak memiliki tulisan MILLES.II,” katanya, sebagaimana diberitakan Antara.

Menurut Maruli, hasil pemeriksaan terhadap jeriken berwarna biru juga menunjukkan benda tersebut mengeluarkan aroma minyak sayur, bukan bahan bakar Pertamax yang digunakan KM Arupadhatu 1.

“Terdapat perbedaan fisik antara jeriken temuan dengan jeriken milik kapal. Jeriken milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup berwarna putih, dan polos tanpa penanda,” ujarnya.

Sementara itu, jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup hitam, serta terdapat tulisan pada bagian badan jeriken.

Maruli mengatakan helm plastik berwarna merah yang ditemukan juga bukan milik KM Arupadhatu 1 karena kapal tersebut tidak memiliki helm jenis tersebut.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. “Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi,” katanya.

Enam Sektor

Sementara itu, Tim SAR gabungan memperluas dan membagi area pencarian KM Arupadhatu 1 yang membawa lima jurnalis dan tiga awak lainnya menjadi enam sektor dengan total luas 6.010 mil laut persegi.

Ahli Muda Bidang Kecelakaan Pelayaran dan Penerbangan Basarnas Rangga Aribowo mengatakan enam sektor tersebut terdiri atas lima sektor laut, yakni Sektor V, W, X, Y, dan Z, serta satu sektor udara.

“Untuk luas area pencarian 6.010 mil laut persegi, pencariannya cukup luas dan dibagi menjadi enam sektor, terdiri dari lima sektor laut dan satu udara,” katanya.

Untuk sektor udara, satu helikopter disiagakan di ATS untuk memantau perkembangan kondisi di perairan Selat Sunda.

Rangga mengatakan sektor udara belum langsung melakukan penyisiran karena hasil pencarian visual sebelumnya menunjukkan jarak pandang yang rendah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Seniman Prancis Gelar Pelatihan Teater Boneka

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Ekonomi
Populasi Kendaraan Listrik ...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.