Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Pangan, Bulog Sumatera Utara Segera Terima 40.000 Ton Beras pada Oktober  

📅 Senin, 14 Sep 2026, 14:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Pangan, Bulog Sumatera Utara Segera Terima 40.000 Ton Beras pada Oktober   Doc: ANTARA
Ket. Pihak Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara melakukan pemeriksaan beras guna menjaga kualitas di Gudang Bulog Sumut, Medan.

MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara segera menerima tambahan 40.000 ton beras pada Oktober 2026 untuk memperkuat stok pangan guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengatakan tambahan pasokan dari pemerintah pusat tersebut diperlukan guna memperkuat stok beras, terutama untuk memenuhi kebutuhan sejumlah program pangan.

"Penambahan stok tersebut untuk memenuhi program bantuan pangan dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar maupun mitra," ujar Budi di Medan, Senin (14/9).

Ia mengatakan program bantuan pangan juga akan dilanjutkan pada Oktober. Sebelumnya, penyaluran bantuan pangan periode Juli hingga September telah mengurangi stok beras di gudang Bulog.

Menurut dia, tambahan pasokan juga diperlukan untuk memastikan ketersediaan beras SPHP di pasar tetap terjaga seiring meningkatnya penyaluran kepada mitra.

"Penambahan untuk SPHP juga dikarenakan realisasi sudah mencapai 39.987 ton dari target 49.053 ton pada Maret hingga Desember 2026. Realisasi itu sudah mendekati target, sehingga pemerintah menambah kuota beras untuk SPHP," katanya.

Untuk itu, Budi mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena penyaluran beras SPHP terus dilakukan secara bertahap melalui jaringan pengecer resmi.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Bulog Sumut memastikan harga jual beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram.

Di sisi lain, pihaknya terus mengelola stok yang tersedia sesuai dengan kebutuhan dan penugasan pemerintah, sehingga beras dapat disalurkan melalui berbagai program untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Serta melakukan perawatan stok secara rutin untuk menjaga kualitas beras, di antaranya melalui fumigasi dan penyemprotan secara berkala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Yuk, Ada 2.150 Lowongan Ker...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.