Formula 1: Tak Beruntung, Norris Gagal Menang, Antonelli Cetak Sejarah di Madrid
📅 Senin, 14 Sep 2026, 08:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNasib buruk kemudian menimpa Hamilton. Juara dunia tujuh kali itu mengalami masalah pada sistem pengereman yang membuatnya terus merosot dalam urutan. Hamilton akhirnya harus mengakhiri balapan lebih awal dan gagal membawa pulang poin.
Sementara itu, Norris sempat terlihat berada dalam posisi ideal. Ia memimpin lebih dari enam detik dan tampak mengendalikan jalannya balapan.
Namun, situasi berubah ketika Lance Stroll dari Aston Martin berhenti di Tikungan 20. Insiden tersebut memicu Virtual Safety Car.
Antonelli, Verstappen, dan Russell langsung memanfaatkan situasi untuk masuk pit. Mereka bisa menghemat waktu berharga dibandingkan pit stop dalam kondisi balapan normal.
Norris baru masuk pit pada kesempatan berikutnya untuk mengganti ban keras yang diharapkan mampu bertahan hingga finis. Namun, ia harus berhenti selama sekitar tujuh detik dan kembali ke lintasan di posisi kelima.
Secara efektif, Norris berada di posisi keempat karena Charles Leclerc dari Ferrari, yang sementara mengambil alih posisi terdepan, belum melakukan pit stop.
Leclerc mencoba bertahan di lintasan hingga lap ke-48. Pembalap Ferrari itu berharap munculnya Safety Car berikutnya akan memberinya kesempatan melakukan pit stop dengan kerugian waktu minimal. Namun, harapan tersebut tidak terwujud.
Leclerc akhirnya masuk pit dan kembali ke lintasan di posisi keempat.
Setelah periode VSC berakhir, balapan berubah menjadi prosesi menuju finis. Kekhawatiran sebelumnya mengenai kemungkinan terjadinya kecelakaan beruntun dan munculnya red flag, seperti yang terjadi pada beberapa balapan junior di sirkuit tersebut, tidak terbukti.
Antonelli akhirnya melintasi garis finis dengan keunggulan 4,3 detik atas Verstappen. Norris menyusul 0,7 detik kemudian.
Pembalap McLaren itu terus memberikan tekanan hingga lap terakhir, tetapi karakteristik lintasan membuatnya tidak memiliki cukup peluang untuk melakukan manuver menyalip.
"Kami tentu tahu Lando kurang beruntung dengan VSC tersebut. Bagi kami, finis kedua merupakan hasil luar biasa karena Anda bisa melihat seberapa cepat Lando mengejar saya," ujar Verstappen.
Di belakang tiga besar, Liam Lawson yang menggantikan Isack Hadjar yang masih cedera untuk balapan ketiga berturut-turut finis keenam bersama Red Bull.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!