Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dari Kampus ITB, XLSmart Dorong Ekonomi Sirkular lewat Pengelolaan E-Waste

29 Senin, 14 Sep 2026, 19:05 WIB | Oleh:
Dari Kampus ITB, XLSmart Dorong Ekonomi Sirkular lewat Pengelolaan E-Waste Dari Kampus ITB, XLSmart Dorong Ekonomi Sirkular lewat Pengelolaan E-Waste Doc: XLSmart
Ket. Suasana acara peluncuran program sustainability #ByeByeBox di Aula Timur Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (14/9/2026). XLSmart dan Remind menghadirkan #ByeByeBox untuk mengumpulkan e-waste berbasis teknologi AI sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular.

JAKARTA — Pengelolaan limbah elektronik atau electronic waste (e-waste) menjadi salah satu tantangan di tengah kian cepatnya penggunaan perangkat digital. Untuk mempermudah masyarakat—khususnya generasi muda—menyerahkan perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan, XLSmart bersama Remind menghadirkan #ByeByeBox Campus Roadshow di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Program yang berlangsung pada 14–28 September 2026 tersebut diawali dengan peluncuran #ByeByeBox di Aula Timur ITB pada Senin (14/9). Setelah peluncuran, perangkat pengumpulan e-waste ditempatkan di area kampus hingga 28 September untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan civitas akademika berpartisipasi.

#ByeByeBox dikembangkan sebagai E-Waste Reverse Vending Machine yang memungkinkan pengguna menyerahkan perangkat elektronik berukuran kecil yang sudah tidak terpakai. Teknologi ini dirancang untuk membantu proses identifikasi, penimbangan, pencatatan, hingga penyaluran e-waste ke jalur pengelolaan berikutnya.

Dalam tahap awal kampanye yang berlangsung hingga November 2026, XLSmart dan Remind menargetkan pengumpulan sebanyak 600 kilogram e-waste. Berat dan jenis limbah yang terkumpul akan dicatat sebagai bagian dari pengukuran dampak program.

Perangkat Dipindai Menggunakan AI

Proses pengumpulan e-waste melalui #ByeByeBox memanfaatkan sejumlah teknologi untuk membantu identifikasi perangkat. Pengguna cukup membawa perangkat elektronik kecil yang sudah tidak digunakan, lalu mengikuti petunjuk di layar mesin.

Perangkat selanjutnya dipindai dan divalidasi menggunakan kamera serta teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Setelah diidentifikasi, perangkat ditimbang secara otomatis dan datanya dicatat dalam sistem Remind.

Teknologi tersebut memastikan proses pengumpulan tidak berhenti pada aktivitas memasukkan perangkat ke mesin. Data limbah yang terkumpul menjadi bagian dari pencatatan dampak program sehingga jumlah e-waste dapat terukur dengan akurat.

E-waste yang terkumpul selanjutnya diproses melalui pendekatan pemulihan material. Material yang masih memiliki nilai akan dipulihkan dan dikembalikan ke dalam siklus pemanfaatan sesuai prinsip ekonomi sirkular.

Founder & CEO Remind, Muhammad Dzikri Ahira Soefihara, mengatakan bahwa teknologi menjadi bagian penting dalam membuat proses pengelolaan e-waste lebih mudah sekaligus terukur.

“#ByeByeBox kami kembangkan untuk membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah diakses dan terukur. Teknologi membantu proses pengumpulan, pencatatan, serta pemulihan material, sehingga perangkat elektronik yang tidak lagi digunakan masih memiliki nilai dalam siklus pemanfaatan berikutnya,” ujar Dzikri melalui keterangan tertulis, Senin (14/9).

Mendorong Ekonomi Sirkular

Program #ByeByeBox tidak hanya diarahkan untuk mengumpulkan limbah elektronik, tetapi juga memperkenalkan konsep ekonomi sirkular kepada masyarakat. Dalam model ekonomi sirkular, material dari produk yang sudah tidak digunakan diupayakan tetap memiliki nilai dan dapat digunakan kembali dalam siklus produksi atau pemanfaatan berikutnya.

Pendekatan ini menjadi kian relevan seiring meningkatnya penggunaan perangkat elektronik. Ketika perangkat memasuki akhir masa pakai, pengelolaannya tidak cukup hanya dengan membuangnya sebagai sampah biasa karena sejumlah komponen dan material di dalamnya masih dapat dipulihkan.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, menyampaikan bahwa pertumbuhan teknologi digital perlu disertai tanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkannya.

“Pertumbuhan konektivitas dan teknologi digital perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab mengelola dampak lingkungannya. Melalui #ByeByeBox, kami ingin membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah, dekat, dan relevan bagi generasi muda. Program ini menjadi bagian dari perjalanan XLSmart dalam membangun ekosistem digital yang semakin bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Merza.

Bagi XLSmart, pengelolaan limbah elektronik dilakukan melalui dua pendekatan. Selain mendorong masyarakat menyerahkan perangkat bekas melalui program #ByeByeBox, perusahaan juga mengelola e-waste dari kegiatan operasionalnya.

Limbah operasional tersebut berasal dari aktivitas dismantling menara telekomunikasi, perangkat jaringan, perangkat teknologi informasi, baterai, dan aset elektronik lain yang telah mencapai akhir masa pakai. Pengelolaannya dilakukan bersama pihak ketiga terakreditasi sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Albania Denda Demonstran hi...

Kelompok Tani Sehati Ciptakan Varietas Jagung Unggul

42 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Kelompok Tani Sehati Ciptak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.