Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Woman Unknown' Raih Film Terbaik di Festival Venesia 2026, Sebuah Drama Denmark Bertema PD II

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 10:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
'Woman Unknown' Raih Film Terbaik di Festival Venesia 2026, Sebuah Drama Denmark Bertema PD II Doc: AP/Invision
Ket. "Woman Unknown" memenangkan penghargaan Singa Emas yang didambakan di Festival Film Venesia untuk film terbaik.

VENESIA - Festival Film Venesia pada hari Sabtu (12/9) menganugerahi penghargaan tertinggi kepada film berjudul "Woman Unknown", sebuah drama buatan Denmark tentang seorang wanita yang mencoba menyembunyikan hubungan masa perang dengan seorang Nazi -- satu-satunya film fitur dengan sutradara wanita dalam kompetisi tersebut.

Drama berjudul "Woman Unknown" menjadi topik pembicaraan utama di festival tersebut karena tema yang diangkatnya, yang jarang dieksplorasi dalam film, dan karena sutradara May el-Toukhy merupakan satu dari dua sutradara perempuan dalam ajang tersebut.

Sutradara wanita lainnya—Rachel Szor dari Israel, salah satu sutradara film dokumenter yang mencekam "NAZA" tentang perang Israel di Gaza—yang berada di balik 21 film yang bersaing memperebutkan penghargaan di upacara penutupan yang bertabur bintang di Venesia.

"'Woman Unknown' bercerita tentang tubuh perempuan sebagai medan pertempuran dan masalah publik. Dan pada saat yang sama, film ini menceritakan kisah perempuan yang tak terlihat, tak terlihat, dan tak bersuara," kata el-Toukhy dalam upacara tersebut.

Ketua juri tahun ini, aktris sekaligus sutradara Amerika Maggie Gyllenhaal, mempertanyakan minimnya film yang disutradarai perempuan pada hari pembukaan, tetapi ia menolak untuk membahas masalah ini lebih lanjut pada konferensi pers terakhir.

"Kurasa aku sudah bosan membicarakan topik yang sama berulang-ulang," katanya. "Aku hanya ingin merayakan film yang dibuat dengan sangat brilian yang menurutku seperti sinar laser." 

Pemenang Lainnya 

Upacara pemberian penghargaan pada hari Sabtu mengakhiri 10 hari program yang seringkali kelam dan mengganggu, yang menurut penyelenggara utama Alberto Barbera akan mencerminkan keadaan dunia yang dilanda perang dan penuh kecemasan.

Penghargaan Silver Lion peringkat kedua diberikan kepada "Possible Love", sebuah studi hubungan yang menyentuh hati karya sutradara Korea Selatan Lee Chang-dong, merupakan salah satu film yang paling banyak dipuji di festival tersebut.

Penghargaan sutradara terbaik diberikan kepada Ilya Khrzhanovsky yang lahir di Russia untuk proyek sinema eksperimentalnya yang luas, penuh gejolak, dan berjudul "DAU" yang mengisahkan kehidupan Lev Landau, bapak program nuklir Soviet yang penuh masalah.

Film berdurasi lebih dari tiga jam ini dimulai dua dekade lalu dan melibatkan 2.000 orang, banyak di antaranya adalah aktor yang hidup selama berbulan-bulan dalam karakter mereka di rekonstruksi skala penuh sebuah lembaga penelitian rahasia Soviet sementara Khrzhanovsky melakukan pengambilan gambar.

"Tidak semua orang percaya film ini akan selesai, tetapi saya selalu percaya," katanya kepada hadirin. Ia mendedikasikan penghargaan tersebut untuk rakyat Ukraina "yang berjuang dalam perang mengerikan ini untuk kebebasan mereka".

Penghargaan aktor terbaik diberikan kepada John Malkovich atas perannya sebagai agen CIA yang sinis dalam komedi gelap "Wild Horse Nine," yang memperlihatkan dirinya beristirahat bersama seorang kolega di Pulau Paskah di Chili menjelang kudeta militer yang didukung AS pada tahun 1973 di sana.

Majalah film Variety mengatakan Malkovich "sedang menggalang perhatian untuk meraih penghargaan" dan menjagokannya untuk kemungkinan meraih Oscar aktor terbaik pertamanya di ajang penghargaan berikutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.