Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Woman Unknown' Raih Film Terbaik di Festival Venesia 2026, Sebuah Drama Denmark Bertema PD II

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 10:47 WIB | Oleh: Tim Penulis

Penghargaan aktris terbaik diraih Mathilde Arcel dari Denmark dalam peran film pertamanya sebagai calon pengantin yang mati-matian berusaha menyembunyikan rasa malu dari hubungan masa lalunya dengan seorang Nazi dalam film "Woman Unknown".

Wanita berusia 30 tahun itu mengatakan kepada AFP di Venesia, dia tidak menyukai ketenaran dan popularitas, tetapi Gyllenhaal memprediksi dia akan meraih kesuksesan yang lebih besar lagi.

"Saya rasa dia akan membuat kita terkesima," kata Gyllenhaal kepada wartawan.

Film Gaza 

"NAZA", karya sutradara Israel peraih Oscar, Yuval Abraham dan Rachel Szor, telah diunggulkan oleh beberapa kritikus untuk meraih penghargaan film terbaik setelah mendapatkan sambutan meriah selama 25 menit yang memecahkan rekor pada pemutaran perdananya pada hari Kamis.

Karya tersebut justru memenangkan penghargaan khusus dari juri, sebuah penghargaan yang diberikan setiap tahun oleh juri untuk mengakui karya yang luar biasa.

Dalam film berdurasi 80 menit mereka, Abraham dan Szor berbicara dengan 24 informan militer atau intelijen Israel yang berbeda, yang menguraikan sistem penargetan berbasis AI yang digunakan untuk membombardir Gaza dan telah menewaskan puluhan ribu warga sipil.

"Para petugas intelijen Israel yang kami ajak bicara menjelaskan kepada kami bagaimana pembunuhan massal ini bersifat sistemik: bukan karena kecelakaan, tetapi karena perencanaan, tindakan pembunuhan dan kebijakan yang didasarkan pada dehumanisasi total terhadap warga Palestina," kata Abraham kepada hadirin.

Film ini digambarkan sebagai "pukulan telak yang mendesak" oleh majalah film Screen, sementara The Hollywood Reporter mengatakan film ini memicu "kemarahan" dan "tentu saja rasa jijik, pada tingkat yang mendalam, terhadap rezim Israel saat ini".

Militer Israel mengkritik penggunaan kesaksian anonim dalam film tersebut, dan pada hari Jumat menyatakan bahwa identitas para pemberi keterangan "tidak dapat diverifikasi".

Israel membantah sengaja menargetkan warga sipil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.