Marquez Rebut Sprint MotoGP San Marino, Ungguli Bezzecchi dan Martin
📅 Minggu, 13 Sep 2026, 08:12 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMISANO ADRIATICO — Marc Márquez kembali menunjukkan dominasinya dengan memenangi sprint race MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Sabtu (12/9) waktu setempat. Pembalap Ducati tersebut memimpin hampir sepanjang balapan dan finis di depan dua pesaing utamanya dalam perburuan gelar, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, yang sama-sama menunggangi Aprilia.
Márquez mencatat kemenangan dengan keunggulan 1,068 detik atas Bezzecchi. Sementara itu, Martin harus puas finis di posisi ketiga dalam balapan sprint 13 lap tersebut.
Bezzecchi sebenarnya memulai balapan dari posisi terdepan setelah mencetak rekor lintasan Misano dalam sesi kualifikasi. Namun, Márquez langsung membuat perbedaan sejak start.
Pembalap Spanyol itu melakukan start lebih baik dan berhasil menyalip Bezzecchi dari sisi dalam pada tikungan pertama.
Sejak saat itu, Márquez praktis tidak tersentuh. Mengendarai Ducati pabrikan, pembalap 33 tahun tersebut sudah unggul sekitar satu detik setelah lima lap.
Bezzecchi sempat memberikan tekanan dan perlahan memangkas jarak. Namun, pembalap Italia tersebut tidak pernah benar-benar memiliki peluang untuk mengejar Márquez hingga garis finis.
Martin, yang memulai balapan dari baris kedua, berhasil naik ke posisi ketiga pada pertengahan lomba dan mempertahankan posisi tersebut hingga akhir.
Kemenangan dalam sprint San Marino semakin memperketat persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Martin masih memimpin klasemen, tetapi Márquez kini hanya terpaut 14 poin. Bezzecchi berada di posisi berikutnya dengan selisih 22 poin dari pemuncak klasemen.
Dengan balapan utama masih menanti pada Minggu, ketiga pembalap tersebut memiliki peluang untuk mengubah peta persaingan.
Márquez datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya meraih kemenangan ganda di GP Aragon. Ia memenangi sprint dan balapan utama di sana dan kini berambisi mengulang pencapaian tersebut di Misano.
Namun, Márquez menyadari tantangan terbesar akan datang dari Bezzecchi, yang tampil sangat cepat di kandang sendiri dan kembali akan menjadi ancaman serius pada balapan utama.
“Ban yang sama seperti di Aragon, strategi yang sama seperti di Aragon,” ujar Márquez.
Ia menjelaskan bahwa keputusan menggunakan ban belakang medium menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilannya mengendalikan agresivitas Bezzecchi yang menggunakan ban soft.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!