Persembahkan Emas untuk Ibu. Antasyafi Robby Al Hilmi Juara World Climbing Series Guiyang 2026.
📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 05:41 WIB | Oleh: Yebdi TrismarAtlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi mempersembahkan medali emas untuk sang ibu setelah menjuarai World Climbing Series Guiyang 2026 kategori speed putra di Guiyang, China, Jumat.
"Ibu, akhirnya aku emas!" ujar Robby, dikutip dari rilis yang diterima di Jakarta, Jumat.
Atlet berusia 19 tahun itu mengaku sangat senang dan tak menyangka bisa meraih medali emas pertamanya karena sebelumnya baru bisa mendapatkan medali perak pada edisi Madrid dan Chamonix.
"Saya senang karena itu emas pertama saya di World Climbing Series. Hasil itu berkat dukungan semua pihak dan latihan bersama teman-teman atlet di Indonesia," jelas Robby.
Ia juga mengaku tak menduga bisa memecahkan catatan waktu terbaiknya dan menurutnya, kekalahan tiga kali di World Climbing Series sebelumnya menjadi pemicu semangat untuk menjadi semakin baik dan cepat.
Meskipun sudah berhasil mendapatkan emas, Robby mengaku masih punya "pekerjaan rumah" sehingga dia merasa masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan khususnya untuk teknik pemanjatan.
Robby berhasil meraih medali emas World Climbing Series Guiyang 2026 setelah mengungguli dua atlet China Ling Yongzhi, Chu Shouhong dan satu atlet Jepang Ryo Omasa pada partai final.
Dia memiliki torehan waktu tercepat dengan 4,65 detik, diikuti Ling Yongzhi (4,75 detik) meraih medali perak dan Shouhong Chu (4,80 detik) mendapatkan medali perunggu.
Sementara, pelatih kepala Galar Pandu Asmoro mengaku bangga dengan pencapaian Robby. Galar berhadap keberhasilan Robby pada nomor speed perorangan bisa diikuti dengan keberhasilan di nomor speed relay.
"Kami berharap akan ada medali lagi yang didapat dari nomor relay," ujar Galar.
Berkat kemenangan tersebut, Robby kokoh bertengger di peringkat satu dunia speed perorangan putra seri 2026 dengan skor 2.864.
Atlet panjat Indonesia lainnya yakni Raharjati Nursamsa harus terhenti di babak semifinal. Di nomor putri, Rajiah Sallsabillah terhenti di semifinal, sedangkan Adi Asih dan Berthdigna Devi Surya terhenti di perempat final.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!