PLTS Paling Diminati Investor, Insentif Perlu Diperkuat
📅 Jumat, 11 Sep 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiHangga mengatakan pengembangan EBT perlu memiliki landasan hukum yang kuat, komprehensif, dan berkelanjutan. Indonesia juga telah menetapkan komitmen mencapai net zero emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.
“Karena itu, sudah saatnya pengembangan EBT memiliki landasan hukum yang lebih kuat, komprehensif, dan berkelanjutan melalui UU EBET,” ujar Hangga.
Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Norman Ginting menambahkan percepatan pengembangan EBT membutuhkan target ambisius, regulasi dan investasi yang mendukung, koordinasi lintas kementerian/lembaga, kepastian offtake dan keekonomian proyek, serta roadmap yang terukur dan konsisten.
Dengan PLTS menjadi proyek EBT yang paling diminati investor, penguatan insentif, kepastian regulasi, kemudahan akses, dan kejelasan mekanisme investasi menjadi kunci agar potensi investasi energi surya dapat berkembang lebih cepat sekaligus mendukung pencapaian target transisi energi nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!