Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekda Tanjungpinang Tanggapi Kritik Publik Terkait Izin Pembangunan dan Evaluasi Pejabat

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 00:50 WIB | Oleh:
Sekda Tanjungpinang Tanggapi Kritik Publik Terkait Izin Pembangunan dan Evaluasi Pejabat Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat.

TANJUNGPINANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak pernah berbuat diskriminatif maupun tebang pilih terhadap setiap investasi dan pembangunan yang masuk ke daerahnya, Kamis (10/9). 

"Hal itu merupakan bagian dari kontrol atas pelayanan yang diberikan pemerintah," kata Zulhidayat di Tanjungpinang, Kamis.

Pernyataan ini disampaikan Zulhidayat guna menanggapi pemberitaan mengenai perbedaan perlakuan Pemkot Tanjungpinang terhadap dua investasi yang masuk ke daerah tersebut.

Dalam penyelenggaraan kewenangannya, kata dia, pemkot tidak melakukan tindakan diskriminatif kepada masyarakat maupun pelaku usaha. Setiap pihak yang menerima pelayanan aparatur, memiliki hak dan kewajiban yang sama.

"Tapi tentunya juga harus memenuhi dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Jika persyaratan suatu pelayanan tertentu telah tercukupi, maka wajib bagi pemerintah untuk memenuhinya," ujarnya.

Menurut sekda pihaknya telah meminta perangkat daerah terkait dalam hal ini DPMPTSP, PUPR, dan Satpol PP Tanjungpinang melakukan tugas serta fungsinya masing-masing.

Ia menekankan jika berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap suatu kegiatan pembangunan ditemukan pelanggaran, tindakan administratif perlu dilaksanakan secara objektif, proporsional, konsisten, dan tidak tebang pilih.

"Untuk itu perlu ditelusuri lebih jauh seperti apa kondisinya," ucapnya.

Selain itu, Sekda Zulhidayat juga menanggapi adanya desakan penggantian pejabat tertentu di lingkungan Pemkot Tanjungpinang.

Ia menyepakati setiap pejabat terus dievaluasi kinerjanya, namun demikian keputusan terhadap mutasi pejabat harus didasarkan pada ketentuan kepegawaian, serta prinsip pemerintahan yang baik. Bukan semata-mata berdasarkan tekanan, intervensi, ataupun persepsi.

Ia turut menegaskan pemkot mempermudah setiap investasi yang masuk ke Tanjungpinang permudah, dengan tetap memperhatikan pemenuhan persyaratan perizinannya.

"Terima kasih atas masukan dan kritiknya, dan hal itu menjadi bahan evaluasi dalam pengambilan keputusan," demikian Sekda Tanjungpinang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Megapolitan
UMKM Sudah Waktunya Manfaat...
Olahraga
Bek Real Madrid Raul Asenci...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.