Mentan Amran Peringatkan Pentingnya Kemandirian Pangan: Rakyat Harus Terlindungi
📅 Jumat, 11 Sep 2026, 04:58 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan kemandirian pangan merupakan fondasi penting untuk melindungi rakyat, terutama petani dan masyarakat kecil, dari berbagai gejolak global.
"Karena itu, pemerintah terus memperkuat swasembada pangan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan bangsa," kata Mentan terkonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Mentan menegaskan hal itu saat menjadi pembicara pada Simposium Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bertajuj “KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa, Menuju Indonesia Emas 2045” di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Menurut Amran, perjuangan mewujudkan swasembada pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga merupakan bentuk keberpihakan negara kepada rakyat.
"Kita harus lindungi rakyat Indonesia. Kita harus lindungi petani. Kita lindungi orang miskin. Jangan kita pesta pora di atas penderitaan orang miskin," ujar Mentan.
Dia mengatakan bahwa pemahaman tersebut sejalan dengan arah pembangunan yang saat ini dijalankan Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun Indonesia yang mandiri dan berdaulat melalui penguatan sektor-sektor strategis.
Ia mengingatkan Indonesia pernah mencapai swasembada pada sejumlah komoditas penting. Namun, berbagai kebijakan yang kurang berpihak pada produksi dalam negeri membuat sebagian komoditas kembali bergantung pada pasokan luar negeri.
Karena itu, pemerintah saat ini berupaya memperkuat produksi nasional sekaligus memastikan petani mendapatkan perlindungan yang memadai agar mampu bersaing dan berkembang.
Mentan mengenang masa mudanya yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa kebijakan pemerintah harus berpihak kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Ia menegaskan agenda swasembada pangan yang dijalankan pemerintah bukan sekadar program sektoral, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat ketahanan nasional.
"Saya tahu rasanya hidup dalam kesulitan. Karena itu saya ingin memastikan kebijakan yang kita jalankan berpihak kepada rakyat, terutama petani dan masyarakat kecil," ungkapnya.
Menurutnya, saat ini Indonesia terus bergerak menuju swasembada pangan yang lebih kokoh, termasuk pada komoditas-komoditas strategis yang menjadi fokus pemerintah.
Bahkan, target selanjutnya adalah memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dan meningkatkan ekspor.
Ia menjelaskan Presiden Prabowo memiliki visi besar agar setiap wilayah di Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri sehingga distribusi pangan menjadi lebih efisien dan tekanan inflasi dapat ditekan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!