Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AI Makin Canggih, Tapi Ada yang Harus Dijaga! Pakar Tekankan Pentingnya Ekosistem AI yang Sehat

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 05:10 WIB | Oleh:
AI Makin Canggih, Tapi Ada yang Harus Dijaga! Pakar Tekankan Pentingnya Ekosistem AI yang Sehat Doc: Antara foto
Ket. CEO ITSEC Patrick Dannascher berbicara dalam diskusi bertajuk "Medcom.id TECHPRESSO Agentic AI, Are We Ready?" di Jakarta Barat, Kamis (9/10).

JAKARTA - CEO perusahaan penyedia layanan keamanan siber ITSEC Patrick Dannacher menekankan pentingnya kehadiran ekosistem kecerdasan artifisial (AI) yang sehat dan bertanggung jawab dalam upaya pengembangan inovasi teknologi yang bermanfaat dan tidak menimbulkan ancaman.

Patrick dalam acara diskusi yang diikuti di Jakarta, Kamis, mengemukakan bahwa teknologi AI berkembang dengan sangat cepat, sehingga tidak ada yang benar-benar siap menghadapi berbagai tantangan maupun ancaman baru yang hadir karenanya.

Namun, ia mengatakan, kehadiran ekosistem AI yang sehat dan bertanggung jawab bisa membantu mencegah pengembangan teknologi yang berpotensi menimbulkan ancaman serta menekan penyalahgunaan teknologi untuk tindak kejahatan. 

Dia mengatakan bahwa pengembangan AI secara bertanggung jawab akan bisa diwujudkan kalau ada ekosistem yang bekerja seperti mesin.

"Tapi semua orang harus benar-benar bekerja bersama, baik dari institusi pemerintah hingga universitas, bahkan sampai industri dan lainnya," katanya.​​​​​​​

Dalam hal ini, dia melanjutkan, pemerintah berperan sebagai penyusun regulasi serta ketentuan mengenai AI yang adaptif dengan memperhitungkan aspek keamanan.

Institusi pendidikan berperan dalam membangun kapasitas talenta digital, termasuk mengajarkan prinsip pemanfaatan dan pengembangan AI yang aman.

Sementara itu, para pelaku industri mesti berinvestasi serta melakukan upaya pengembangan inovasi AI secara bertanggung jawab.

"Kita tahu kita tidak akan pernah bisa menunggu. Maka dari itu tentunya seluruh ekosistem harus bisa membangun pengetahuan mengenai kesadaran AI terhadap masyarakat sebagai pengguna. Ini akan membantu untuk memutuskan kemana arah AI itu dikembangkan," kata Patrick.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.