Hadapi Persaingan Global, RI Gandeng Tiongkok Asah Negosiator Ekonomi Internasional
📅 Jumat, 11 Sep 2026, 20:10 WIB | Oleh: Tim PenulisMateri tersebut mencakup dasar, psikologi, dan strategi negosiasi serta komunikasi lintas budaya; negosiasi bisnis multilateral dan regional; evolusi negosiasi penurunan tarif; dukungan teknis negosiasi perjanjian perdagangan bebas; mekanisme penyelesaian sengketa internasional; serta isu-isu kunci dalam negosiasi e-commerce.
Para peserta juga akan mengikuti simulasi negosiasi diplomatik sebagai bagian dari rangkaian pelatihan.
“Rangkaian materi tersebut relevan langsung dengan tugas kedeputian dalam menyiapkan dan menjalankan perundingan kerja sama ekonomi internasional. Kami memandang penugasan ini sebagai investasi institusi,” kata Edi.
Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong mengatakan kemampuan negosiasi penting untuk menghasilkan kesepakatan yang dapat menjadi dasar hubungan kemitraan strategis kedua negara dengan dilandasi kepercayaan serta semangat saling mendukung dalam jangka panjang.
Ia menambahkan kerja sama pengembangan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Tiongkok yang terus berkembang, khususnya dalam perdagangan, investasi, hilirisasi, transisi energi, dan teknologi.
Peningkatan kapasitas aparatur tersebut sejalan dengan sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang menargetkan pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen pada 2029 serta pendapatan nasional bruto per kapita sebesar 8.000 dolar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!