Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Baubau Telah Layani 75.466 Warga Cek Kesehatan Gratis

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 13:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Baubau Telah Layani 75.466 Warga Cek Kesehatan Gratis Doc: ANTARA
Ket. Sekda Kota Baubau La Ode Darus Salam.

KENDARI – Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), telah memberikan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada 75.466 warga atau mencapai 43,86 persen dari total 172.047 penduduk di daerah setempat hingga 31 Agustus 2026.

Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, di Kendari, Kamis (10/9), mengatakan bahwa Pemkot terus berupaya memperluas cakupan layanan guna mengejar target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2026 yang ditetapkan sebesar 46 persen.

“Masalah kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Keberhasilan program CKG sangat ditentukan oleh sejauh mana kita mampu menggerakkan seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat,” kata Darus Salam saat membuka Rapat Koordinasi dan Advokasi Lintas Sektor Pelaksanaan PKG/CKG Kota Baubau Tahun 2026.

Dia menyebutkan bahwa sebagai pembanding, capaian CKG Kota Baubau pada 2025 berhasil melampaui target nasional. Kala itu, sebanyak 79.416 orang atau 48,48 persen dari total 163.793 penduduk terlayani, melebihi target RPJMN 2025 yang berada di angka 36 persen.

"Untuk memaksimalkan capaian di tahun ini, Pemkot Baubau memperkuat sinergi lintas sektor yang melibatkan dinas kesehatan, dinas pendidikan, Kementerian Agama, instansi kecamatan, hingga organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi ini difokuskan salah satunya untuk mendongkrak cakupan pemeriksaan kesehatan bagi anak sekolah," ujarnya.

Darus Salam juga menekankan bahwa program CKG tidak boleh hanya sebatas pendataan atau pemeriksaan formalitas, melainkan harus ditindaklanjuti secara konkret.

“Hasil pemeriksaan harus menjadi dasar untuk melakukan intervensi, edukasi, pengobatan, dan upaya pencegahan secara berkelanjutan. Seluruh perangkat daerah harus mengambil peran agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Rapat koordinasi dan advokasi tersebut diharapkan dapat melahirkan kesepakatan bersama, pembagian peran kerja, serta rencana aksi yang terukur di setiap wilayah pelayanan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau dr. Frederich Tangke Allo, Sekretaris Dinas Kesehatan Marfia Tahara, Kabid Kesehatan Masyarakat Djainudin Ishak, jajaran camat, perwakilan OPD, serta para kepala puskesmas se-Kota Baubau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Perum Bulog Jambi Pastikan ...
Megapolitan
Amat Membahayakan, 87 Napi ...

Mirra Andreeva Gagal Bendung Coco Gauff di US Open

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Mirra Andreeva Gagal Bendun...
Daerah
Kasus Bupati Bekasi Nonakti...
Advertisement
Guru Besar UI Soroti Laporan ADBI: Tantangan RI Bukan Kurang Tumbuh, Tapi Tak Produktif

Guru Besar UI Soroti Laporan ADBI: Tantangan RI Bukan Kurang Tumbuh, Tapi Tak Produktif

10 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.