Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dibuka Melemah, Sentimen Rupiah Hari ini Dipengaruhi Antisipasi Pengumuman Besaran Buyback UST

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 12:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dibuka Melemah, Sentimen Rupiah Hari ini Dipengaruhi Antisipasi Pengumuman Besaran Buyback UST Doc: Antara

JAKARTA -  Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada pembukaan perdagangan Kamis (10/9), bergerak melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp17.512 per dollar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.511 per dollar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan pergerakan rupiah dipengaruhi antisipasi pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai besaran rencana buyback surat utang UST bertenor panjang.

"Dollar AS berada di bawah tekanan seiring investor mengantisipasi pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai besaran rencana buyback surat utang UST bertenor panjang," katanya di Jakarta, Kamis.

Meskipun pengumuman sebelumnya mengindikasikan bahwa total nilai buyback setidaknya mencapai 4 miliar dolar AS, sejumlah analis memperkirakan nilainya dapat jauh lebih besar.

Sementara itu, yen Jepang melanjutkan penguatannya setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengingatkan pelaku pasar agar tidak mengambil posisi berlawanan terhadap yen. Bessent menyatakan bahwa ia memiliki pretty good insight mengenai keputusan kebijakan Bank of Japan (BoJ) ketika mengambil langkah terkait maupun melakukan intervensi terhadap yen.

Investor turut mencermati rilis data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS yang berpotensi memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) menjelang pertemuan pekan depan.

Sentimen lainnya berasal dari harga minyak yang terus menguat di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, sehingga meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga kebijakan.

Pejabat AS melaporkan bahwa Iran berupaya menyerang kapal-kapal Angkatan Laut AS pada Senin (7/9/2026) setelah sebelumnya menargetkan sebuah kapal induk dengan rudal balistik pada akhir pekan, dalam rangkaian serangan yang sebelumnya belum diungkapkan. Adapun media pemerintah Iran melaporkan bahwa sebuah rudal AS menghantam kapal tanker minyak kecil yang berjarak sekitar empat mil dari Pulau Kharg pada Selasa (8/9/2026).

Tekanan kenaikan harga minyak juga diperkuat oleh penurunan persediaan minyak mentah AS sebesar 0,3 juta barel pada pekan lalu. Di sisi lain, drone Ukraina menyerang infrastruktur di Novorossiysk, terminal minyak utama Rusia di Laut Hitam, pada Rabu (9/9/2026).

"Hari ini, rupiah diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Rp17.475-Rp17.600 per dolar AS," ungkap Josua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Luar Negeri
Trump Janjikan US$ 5.000 un...
Advertisement
Akhirnya Ikuti Tren Android, Apple Luncurkan iPhone Duo - Ponsel Lipat dan Ujian Pertama CEO Baru John Ternus

Akhirnya Ikuti Tren Android, Apple Luncurkan iPhone Duo - Ponsel Lipat dan Ujian Pertama CEO Baru John Ternus

10 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.