Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Bukit Kawinajang Kamis Sore
📅 Kamis, 10 Sep 2026, 19:34 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSURABAYA - Kebakaran kembali muncul di kawasan Bromo pada Kamis (10/9/) sore. Kobaran api dilaporkan terlihat di area Bukit Kawinajang, kawasan yang sebelumnya lebih dikenal wisatawan sebagai Bukit Teletubbies.
Informasi awal mengenai kebakaran tersebut beredar melalui akun Instagram @infomalangan. Dalam unggahannya, terlihat kobaran api membakar vegetasi di kawasan perbukitan.
Kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu faktor yang dikhawatirkan mempercepat pergerakan api. Bahkan, terdapat pusaran angin kecil di sekitar lokasi yang membuat kobaran api lebih mudah menjalar ke area vegetasi di sekitarnya.
Kebakaran ini menambah daftar panjang kejadian karhutla yang melanda kawasan pegunungan di Jawa Timur dalam beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya, kebakaran juga melanda kawasan Gunung Butak dan merambat ke arah Gunung Kawinajang di wilayah Kabupaten Malang. Berdasarkan pemantauan BPBD Kabupaten Malang, area terdampak di Petak 100 mencapai sekitar 400 hektare, dengan vegetasi yang terbakar antara lain semak belukar. Hingga 10 September, masih ditemukan titik-titik api kecil di lereng Kawinajang.
Kondisi medan menjadi salah satu tantangan utama dalam penanganan kebakaran di kawasan tersebut. Titik api berada di lereng dan kawasan hutan yang sulit dijangkau tim pemadam darat. Kabut tebal juga sempat membatasi jarak pandang petugas sehingga pemadaman langsung tidak memungkinkan dilakukan di sejumlah titik.
Sementara itu, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sebelumnya juga mengalami kebakaran besar. Pemerintah melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan pendinginan serta penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran. Penanganan melibatkan Manggala Agni, pengelola TNBTS, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat.
BNPB juga mengingatkan bahwa kondisi musim kemarau dan vegetasi yang mengering meningkatkan kerawanan karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membakar lahan maupun membuang benda yang dapat menjadi sumber api secara sembarangan.
Hingga laporan ini disusun, informasi mengenai luas area yang terdampak kebakaran terbaru di Bukit Kawinajang serta perkembangan proses pemadaman masih menunggu pembaruan dari petugas atau instansi terkait.
Masyarakat maupun wisatawan yang berada di sekitar kawasan pegunungan diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas, terutama karena kondisi angin dapat membuat api berubah arah dan menyebar dengan cepat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!