TASPEN Ungkap Masa Pensiun Perlu Disiapkan sejak Pertama Bekerja
📅 Senin, 07 Sep 2026, 12:27 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - PT TASPEN memperkuat kesadaran masyarakat, khususnya ASN, untuk mempersiapkan masa pensiun sejak usia produktif. Upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan literasi dan kepesertaan dana pensiun melalui kolaborasi berbagai pihak.
Direktur Operasional PT TASPEN, Tribuna Phitera Djaja, mengatakan persiapan pensiun perlu dilakukan sejak seseorang masih aktif bekerja. Menurut dia, kesiapan tersebut penting untuk mewujudkan kehidupan pensiun yang lebih sejahtera.
“Sejalan dengan hal tersebut TASPEN sebagai perusahaan asuransi sosial bagi ASN berkomitmen untuk terus meningkatkan awareness. Mendorong kesiapan pensiun sejak dini, khusus bagi ASN menuju masa pensiun yang sejahtera,” kata dia dalam kick off Bulan Dana Pensiun 2026 di Jakarta, Minggu (6/9).
Tribuna mengatakan bahwa peningkatan literasi dan inklusi dana pensiun membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, Bulan Dana Pensiun 2026 menjadi gerakan kolaboratif untuk memperluas pemahaman masyarakat.
Rangkaian Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 dilaksanakan serentak di Jakarta, Bandung, dan Semarang pada 6 September. Di Jakarta, kegiatan dipusatkan di Area Pedestrian FX Sudirman dengan melibatkan sekitar 500 peserta.
Peserta terdiri dari peserta aktif dan pensiunan TASPEN, perwakilan OJK, ASABRI, BPJS Ketenagakerjaan, ADPI, ADPLK, masyarakat, serta komunitas olahraga. Kegiatan diisi senam sehat, zumba, talkshow perencanaan keuangan, pameran interaktif, kuis, dan doorprize.
Selanjutnya, edukasi dan literasi dana pensiun akan dilaksanakan di Universitas Sumatera Utara pada 16 September 2026. Kegiatan tersebut menargetkan hingga 1.000 peserta dari kalangan ASN, mahasiswa, masyarakat umum, dan komunitas informal.
Edukasi tersebut diharapkan menjangkau masyarakat dari berbagai kelompok usia dan latar belakang. Khususnya generasi produktif agar memahami pentingnya perencanaan masa pensiun sejak dini.
Rangkaian Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 akan ditutup melalui Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026. Forum tersebut membahas arah pengembangan sektor dana pensiun, penguatan ekosistem, serta isu strategis industri dana pensiun nasional. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!