Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar, Pasutri dan Anaknya Jadi Korban Tewas, Ini Kronologinya!

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 01:37 WIB | Oleh:

Sementara itu, pihak kepolisian memaparkan kronologi kecelakaan beruntun yang menewaskan tiga orang dan empat orang luka-luka di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), Sabtu sore.

"Peristiwa kecelakaan beruntun ini bermula saat minibus BYD berpelat B 2703 BNA yang dikemudikan Karsono melaju dari arah selatan menuju utara," kata Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Sesampainya di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep, kendaraan tersebut menabrak minibus Kijang Innova bernomor polisi B 1277 UIH yang dikemudikan oleh Hadi Wibawa.

Joko menjelaskan benturan dari belakang itu menyebabkan Kijang Innova terdorong ke depan dan menghantam Toyota Fortuner bernomor polisi L 1021 BAD.

"Akibat ditabrak dari belakang, mobil Toyota Fortuner tersebut kehilangan kendali hingga oleng ke kanan," ujar Joko.

Bagian samping kiri badan mobil Fortuner itu kemudian menghantam sepeda motor Honda Vario B 4915 BCD yang dikendarai oleh Andi Prasetyo dan melintas di sisi kirinya.

"Dampak dari tabrakan berantai itu merenggut tiga nyawa yang merupakan satu keluarga pengendara sepeda motor," ungkap Joko.

Akibat kecelakaan tersebut, kata dia, pengendara Honda Vario Andi Prasetyo segera dilarikan ke RS Hermina Daan Mogot, namun meninggal dunia dalam perawatan akibat luka berat pada bagian kepala.

Sementara itu, dua penumpang motor tersebut, yakni Yeni Sumarti dan seorang anak berusia tujuh tahun bernama Zeline Zakeisha meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah pada bagian kepala. Jenazah keduanya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.

"Selain korban jiwa, empat orang lainnya mengalami luka-luka. Pengemudi minibus BYD Karsono menderita luka di bagian dada dan dirawat di RSUD Cengkareng," tutur Joko.

Kemudian, tiga penumpang kendaraan roda empat lainnya, yaitu Seruniwati Suganda, Handoko Argawa, dan Yessy Lestiany mengalami luka pada bagian kepala dan leher, dan kini menjalani perawatan medis di RS Pondok Indah Puri Kembangan.

Terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian.

"Penyebab sementara kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Petugas piket Yanmas Laka telah berada di TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta melakukan proses penyidikan lebih lanjut," imbuh Joko. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Kabut Asap Kebakaran Hutan ...

Waduk Wonorejo Alami Penyusutan Air

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Waduk Wonorejo Alami Penyus...
Daerah
Semarak Peringatan Hari Mus...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.