TNI AL Sebut 4.364 Liquid Vape yang Diamankan di Bakauheni Terindikasi Narkotika Jenis Kokain
📅 Selasa, 13 Okt 2026, 05:35 WIB | Oleh: SriyonoBANDARLAMPUNG - Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia mengungkapkan bahwa 4.364 cartridge liquid vape yang berhasil diamankan terindikasi narkotika jenis kokain.
"Setelah kami lakukan pengecekan barang bukti bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Lampung serta BNNP Lampung menggunakan alat narco test, menunjukkan adanya indikasi kandungan kokain di dalam liquid vape tersebut," katanya di Bandarlampung, Senin (11/10).
Menurutnya, apabila indikasi tersebut terkonfirmasi mengandung kokain, dengan nilai estimasi pasar sekitar Rp8 juta per bungkus, maka total nilai barang bukti 4.364 cartridge tersebut diperkirakan mencapai Rp34,91 miliar.
"Maka dari itu kami akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap modus pengiriman serta pihak-pihak yang terlibat. Selama ini, pengungkapan peredaran narkotika kerap berkaitan dengan jalur laut, sedangkan penggunaan bus dengan kamuflase barang makanan menjadi modus yang perlu didalami," kata dia.
Sementara itu Kabid Berantas BNNP Lampung Kombes Pol Edi Mul Supriyanto mengatakan bahwa telah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga terkait untuk mengantisipasi peredaran vape yang diduga mengandung etomidate.
Zat tersebut menjadi perhatian karena berpotensi disalahgunakan dan dikemas sedemikian rupa sehingga sulit dikenali masyarakat.
"BNNP Lampung juga menyoroti ancaman peredaran narkotika jenis baru yang diduga dicampurkan ke dalam cairan rokok elektrik atau vape," kata dia.
Ia mengatakan bahwa BNN telah melakukan pengujian terhadap sekitar 300 sampel pada tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 hingga 15 sampel dilaporkan mengandung etomidate atau memiliki kandungan heroin.
"Penyalahgunaan etomidate melalui vape menjadi tantangan baru karena cairannya dapat memiliki beragam aroma dan rasa. Kondisi ini berpotensi membuat masyarakat tidak menyadari bahwa produk yang digunakan mengandung zat berbahaya," kata dia.
Menurutnya, berbeda dengan narkotika yang memiliki bau khas, cairan vape dengan aroma buah atau perasa lainnya dapat menyamarkan keberadaan zat terlarang.
"Karena itu, pengawasan terhadap peredaran vape yang diduga mengandung narkotika dinilai penting sebagai langkah pencegahan," katanya.
BNNP Lampung mengingatkan bahwa perkembangan modus peredaran narkotika membutuhkan kewaspadaan bersama, termasuk penguatan pengawasan oleh aparat dan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda.
"Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus menekan peredarannya melalui berbagai jalur transportasi maupun produk yang beredar di masyarakat," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!