Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai Kebakaran di Manado, Polda Ingatkan Bahaya Instalasi Listrik yang Kerap Diabaikan

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 05:25 WIB | Oleh:
Usai Kebakaran di Manado, Polda Ingatkan Bahaya Instalasi Listrik yang Kerap Diabaikan Doc: Antara foto/HO-Polda Sulut
Ket. Personel pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar rumah panggung di permukiman warga Gang Sakura, Kelurahan Sario, Kecamatan Sario, Kota Manado, sekitar pukul 17.00 Wita.

MANADO - Polda Sulut mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik dalam kondisi baik dan tidak menggunakan sambungan yang berpotensi menimbulkan korsleting, usai peristiwa sejumlah rumah di Kecamatan Sario, Kota Manado, terbakar.

"Proses pemadaman dan pendataan dampak kebakaran masih berlangsung. Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus berkoordinasi untuk mendukung penanganan di lokasi kejadian," kata Plt. Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Johannes Kindangen di Manado, Senin.

Dia mengatakan, Polda Sulut mengerahkan dua unit mobil Armoured Water Cannon (AWC) Ditsamapta untuk membantu pemadaman kebakaran yang melanda permukiman warga di Gang Sakura, Kelurahan Sario, Kecamatan Sario, Kota Manado, Senin (12/19) sekitar pukul 17.00 Wita.

Dua unit AWC tersebut bergabung dengan sembilan unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Manado. 

Petugas gabungan bersama aparat kepolisian, warga, dan unsur terkait terus berupaya mengendalikan kobaran api yang membakar sejumlah rumah warga.

Berdasarkan keterangan saksi mata, api pertama kali muncul dari salah satu rumah di bagian tengah permukiman. 

Kobaran api kemudian membesar dan merembet ke bangunan lain. Kondisi angin yang cukup kencang turut menyulitkan proses pemadaman.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik, namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat peristiwa ini, sejumlah rumah dilaporkan terbakar dengan estimasi kerugian sementara mencapai miliaran rupiah. 

Hingga saat ini, jumlah pasti rumah yang terdampak serta total kerugian masih dalam pendataan.

Kombes Johannes mengatakan pengerahan kendaraan AWC merupakan bentuk dukungan kepolisian dalam membantu penanganan kebakaran dan melindungi keselamatan masyarakat.

“Personel Polda Sulut bersama petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait terus berupaya melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjauhi lokasi kebakaran, serta memberikan ruang bagi petugas untuk melaksanakan tugasnya,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Refleksi 24 Tahun Peristiwa Bom Bali

30 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Refleksi 24 Tahun Peristiwa...

Kembali Bugar, Jessica Pegula Bidik Hasil Maksimal di Wuhan

30 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Kembali Bugar, Jessica Pegu...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.