Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seruan Damai dari Wagub Papua Tengah untuk Mimika, Apa Langkah Selanjutnya?

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 05:32 WIB | Oleh:
Seruan Damai dari Wagub Papua Tengah untuk Mimika, Apa Langkah Selanjutnya? Doc: Antara foto
Ket. Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley memberikan arahan pada peringatan HUT ke-30 Kabupaten Mimika di Kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (12/10).

TIMIKA - Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menyerukan agar konflik antarkelompok di Kabupaten Mimika tidak kembali terjadi karena pertikaian antarsesama warga dapat menghambat pembangunan dan kemajuan daerah.

Deinas di Timika, Senin, menyampaikan seruan tersebut dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika sekaligus mengingatkan pentingnya persatuan seluruh elemen masyarakat.

"Konflik yang terjadi ini bukan perang suku, tetapi itu perang saudara maka harus dihentikan. Kita masyarakat Papua harus jadi satu, kalau antarkita sesama Papua terus berkonflik, kapan Papua ini bisa maju dan berkembang," ujarnya.

Ia meminta masyarakat, khususnya warga asli Papua yang bermukim di Mimika, tidak lagi terlibat dalam pertikaian antarkelompok.

Seruan tersebut disampaikan setelah Kabupaten Mimika mengalami rangkaian konflik antarkelompok di Distrik Kwamki Narama yang berlangsung sejak Oktober 2025.

Konflik antara kelompok Dang dan Newegalen itu sempat diupayakan penyelesaiannya melalui mediasi kepolisian pada Oktober 2025 dan perdamaian adat pada 12 Januari 2026, tetapi pertikaian kembali terjadi.

Pada 24 Juni 2026, kedua kelompok kembali menyepakati perdamaian melalui ritual adat patah panah dan panah babi di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama.

Berdasarkan laporan media setempat saat prosesi perdamaian tersebut, rangkaian konflik yang berlangsung sekitar delapan bulan telah mengakibatkan sedikitnya 17 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Pada Juli 2026, kepolisian setempat menyatakan situasi keamanan di Kwamki Narama berangsur kondusif setelah perdamaian kedua kelompok.

Deinas mengingatkan bahwa perbedaan latar belakang suku maupun asal daerah tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan dan bersama-sama membangun Mimika.

"Mimika ini milik semua masyarakat yang ada di sini, dari Sabang sampai Merauke. Tidak memandang kamu dari suku mana, tetapi semua yang tinggal di Mimika sama-sama berpikir membangun Mimika di bawah pimpinan bupati dan wakil bupati Mimika," katanya.

Ia mengatakan pembangunan Mimika membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI-Polri, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), serta pemerintah daerah.

Menurut dia, bupati dan wakil bupati Mimika dipilih masyarakat dengan harapan dapat membawa perubahan dan kemajuan bagi daerah.

Selain menyerukan penghentian konflik, Deinas berpesan kepada generasi muda Mimika agar menjauhi minuman keras (miras) karena konsumsi alkohol secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Refleksi 24 Tahun Peristiwa Bom Bali

30 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Refleksi 24 Tahun Peristiwa...

Kembali Bugar, Jessica Pegula Bidik Hasil Maksimal di Wuhan

30 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Kembali Bugar, Jessica Pegu...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.