Bukan Sekadar Slogan! Wakapolda Tegaskan “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pedoman Polri
📅 Selasa, 13 Okt 2026, 05:12 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoMANADO - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Utara, Brigjen Pol Susetio Cahyadi mengatakan slogan 'Polisi Bersama Masyarakat' menjadi pedoman bagi setiap personel Polri dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Slogan tersebut tidak sekadar menjadi kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui sikap, perilaku, serta tindakan nyata anggota Polri dalam kehidupan sehari-hari," kata Wakapolda saat memimpin apel di Manado, Senin.
Menurut Wakapolda, ada sebanyak delapan poin penting yang perlu dipahami dan diterapkan oleh setiap personel Polri.
Personel Polri harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga melalui patroli, dialog, dan kegiatan sosial.
"Kehadiran polisi diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sejak dini," ujarnya.
Selanjutnya, polisi yang adil, di mana setiap anggota Polri harus bertindak secara objektif, tidak diskriminatif, serta memberikan perlakuan yang sama kepada setiap orang sesuai ketentuan hukum.
Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan tidak dipengaruhi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Selanjutnya, polisi yang bisa mendengar masyarakat, di mana anggota Polri harus membuka ruang komunikasi dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun laporan.
"Dengan mendengarkan secara aktif, polisi dapat memahami persoalan yang dihadapi masyarakat dan menentukan langkah penanganan yang tepat," katanya menambahkan.
Personel juga diharapkan menjadi polisi yang humanis, di mana dalam menjalankan tugas, personel harus mengedepankan sikap sopan, santun, ramah, dan menghormati martabat manusia.
"Pendekatan humanis perlu diterapkan dalam pelayanan, pengaturan lalu lintas, patroli, hingga penegakan hukum, tanpa mengesampingkan ketegasan sesuai aturan,"
Personel polisi juga diharapkan responsif, solutif, bisa menerima kritik dan kolaboratif.
"Kedelapan poin tersebut harus menjadi perhatian seluruh personel dalam pelaksanaan tugas, baik di lingkungan kerja maupun ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat," ujarnya.
Dari penerapan prinsip 'Polisi Bersama Masyarakat', jajaran Polda Sulut diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan warga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!