DC: Aksi Brutal dengan Sinematografi Gelap yang Indah Memukau tentang Kisah Manusia yang Kehilangan Harapan
📅 Minggu, 06 Sep 2026, 00:39 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SAlih-alih menjadikan cinta sebagai pusat melodrama, Matheswaran menggunakannya sebagai salah satu bagian dari cerita yang lebih besar tentang kekerasan, kehilangan, pengkhianatan dan dendam.
Lokesh Kanagaraj memberikan penampilan yang menarik dalam debutnya sebagai pemeran utama, sementara Wamiqa Gabbi menjadi penyeimbang emosional di tengah dunia yang keras.
Ditambah sinematografi Mukesh G dan musik Anirudh, “DC” memiliki identitas visual dan audio yang kuat.
Film ini mungkin tidak selalu berhasil menjaga ritme dan kedalaman dramanya, tetapi ketika Arun Matheswaran menggabungkan kekerasan, musik dan visual dalam satu rangkaian adegan, “DC” menunjukkan karakter penyutradaraan yang sangat mudah dikenali.
Rating: 4/5
“DC” cocok untuk penonton yang menyukai drama kriminal, film gangster dengan pendekatan visual kuat, aksi brutal, serta reinterpretasi cerita klasik ke dalam dunia modern.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!