Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengamanan Area Penemuan Bangkai yang Diduga Ikan Paus

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 16:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengamanan Area Penemuan Bangkai yang Diduga Ikan Paus Doc: Antara
Ket. Bangkai diduga Ikan Paus yang terdampar di Kawasan Hutan Bakau Sungai Bahale, Kecamatan Mandah, Inderagiri Hilir, Riau.

Pekanbaru - Kepolisian Resor Inderagiri Hilir Provinsi Riau mengamankan area penemuan bangkai ikan paus dengan panjang diperkirakan 8 meter dan berat 4 ton di pepohonan bakau Kawasan Perairan Sungai Bahale, Desa Bente, Kecamatan Mandah.

Kepala Polres Inhil Ajun Komisaris Besar Polisi Donny Eko Listianto mengatakan pihaknya fokus pada pengamanan area agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan sekitar. Penanganan medis maupun evakuasi fisik diserahkan sepenuhnya kepada pihak pakar yang berkompeten. 

"Hal ini dilakukan demi mengantisipasi penyebaran bakteri atau bahaya kesehatan yang mungkin ditimbulkan dari proses pembusukan," katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Kamis.

Sebagai langkah antisipasi, lanjutnya aparat mengimbau agar masyarakat tidak mendekat, memotong, atau mengambil bagian tubuh bangkai tersebut. Warga diminta menyerahkan seluruh proses pengamatan kepada tim ahli dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa demi menjaga kelestarian serta keselamatan bersama.

Sebelumnya Polres Inhil mendapatkan laporan temuan diduga ikan paus itu dari warga setempat pada Rabu (23/9) malam sekitar pukul 22.40 WIB. Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, tubuh mamalia itu tampak membujur kaku.

Sebagian besar fisiknya sudah terjebak di tengah rimbunnya vegetasi mangrove yang lebat. Ukurannya yang sangat besar membuat sebagian tubuh bangkai terbenam di dasar lumpur pantai bakau, sementara sisanya menyembul di permukaan. 

"Proses identifikasi mendalam belum bisa langsung dilakukan pada malam penemuan karena kendala medan dan penerangan yang sangat minim," ujarnya.

Petugas tambahnya memilih menahan diri demi keselamatan tim di lapangan. Pasalnya, lokasi ditemukannya bangkai tersebut merupakan area liar yang terisolasi dan jauh dari permukiman warga.

Selain masalah kegelapan, potensi bahaya dari satwa liar sekitar juga menjadi pertimbangan utama pihak kepolisian. Kawasan Hutan Mangrove Sungai Bahale dikenal luas sebagai habitat alami bagi predator buas seperti buaya muara dan biawak. 

Untuk menangani hal ini, Polres Inhil segera berkoordinasi dengan instansi teknis seperti BKSDA (balai besar konservasi dan sumber daya alam) dan dinas kelautan setempat guna memastikan jenis spesies serta penyebab pasti kematiannya," ucap Donny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.