Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riset Infobip: Bisnis Indonesia Mulai Bergeser ke Keterlibatan Pelanggan Berbasis Percakapan

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 17:40 WIB | Oleh:

RCS Dorong Pengalaman Pesan Lebih Interaktif

Selain WhatsApp, SMS, dan email, format messaging yang lebih interaktif juga mulai berkembang di Indonesia. Salah satunya melalui Rich Communication Services (RCS).

Indonesia tercatat berada di peringkat kelima secara global dengan 89,5 juta pengguna yang mendukung RCS. Angka tersebut menunjukkan adanya basis pengguna yang cukup besar untuk pengembangan pengalaman komunikasi pelanggan yang lebih interaktif.

Infobip bersama Telkomsel turut mengembangkan akses RCS for Business di Indonesia. Kanal tersebut memungkinkan organisasi menggunakan saluran terverifikasi untuk menghadirkan pengalaman komunikasi yang lebih kaya, sekaligus melengkapi penggunaan WhatsApp dan SMS.

Perkembangan tersebut menjadi bagian dari perubahan cara perusahaan mengelola hubungan dengan pelanggan. Jika sebelumnya komunikasi cenderung berlangsung satu arah, kanal messaging memungkinkan perusahaan membangun interaksi yang lebih langsung dan berlangsung dalam konteks kebutuhan pelanggan.

Namun, semakin banyak kanal yang digunakan juga membawa tantangan baru. Perusahaan harus mengelola percakapan, data, serta kebutuhan pelanggan dari berbagai saluran agar tidak menghasilkan pengalaman yang terfragmentasi.

Investasi CPaaS Terus Bertumbuh

Kompleksitas komunikasi digital tersebut ikut mendorong kebutuhan terhadap platform komunikasi yang mampu mengintegrasikan berbagai kanal dalam satu sistem.

Laporan Infobip memperkirakan pasar Communications Platform as a Service (CPaaS) Indonesia akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan atau CAGR sebesar 33,25 persen.

Nilai pasar tersebut diproyeksikan meningkat dari US686,5 juta pada 2031.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap infrastruktur komunikasi yang mampu mengelola interaksi pelanggan lintas kanal dalam skala besar.

Pemanfaatan messaging juga berbeda-beda di setiap sektor industri. Di sektor perbankan, misalnya, percakapan digunakan untuk kebutuhan onboarding, autentikasi, serta layanan akun.

Industri ritel menggunakannya untuk menghubungkan aktivitas perdagangan dengan komunikasi setelah pembelian. Sektor telekomunikasi memanfaatkan messaging dalam berbagai tahapan siklus hidup pelanggan, sedangkan perusahaan perjalanan dan teknologi mengandalkannya untuk kebutuhan layanan yang bersifat sensitif terhadap waktu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.