Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Pa'baeng-baeng Terbakar, Harapan Pedagang Tak Ikut Padam! Walkot Makassar Siapkan Akses Modal

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 05:56 WIB | Oleh:
Pasar Pa'baeng-baeng Terbakar, Harapan Pedagang Tak Ikut Padam! Walkot Makassar Siapkan Akses Modal Doc: Antara foto/HO-Pemkot Makassar
Ket. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat meninjau langsung kondisi Pasar Pa'baeng-baeng usai kebakaran di Makassar, Rabu (2/9).

MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memastikan akses modal bagi para pedagang yang merupakan korban kebakaran pasar Pa'baeng-baeng Makassar.

Selain perbaikan fisik, Munafri juga merespons aspirasi pedagang yang meminta dukungan permodalan untuk kembali memutar usaha setelah terdampak kebakaran.

“Kita akan mempertemukan melalui Pak Lurah, Pak Camat, yang ada di sini untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan. Melalui bank-bank yang sistem penyaluran KUR dan sebagainya,” jelasnya saat meninjau dan bertemu langsung para korban kebakaran Pasar Pa'baeng-baeng di Makassar, Rabu.

Ia meminta jajaran kelurahan dan kecamatan melakukan pendataan pedagang untuk kemudian difasilitasi mendapatkan akses pembiayaan melalui perbankan, termasuk skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Munafri Arifuddin menargetkan los pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng yang terdampak kebakaran dapat kembali digunakan dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan.

Berbeda dengan penanganan kebakaran di kawasan permukiman, Munafri menekankan pemulihan Pasar Pa’baeng-baeng harus diarahkan pada percepatan perbaikan infrastruktur agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan.

Wali kota yang akrab disapa Appi ini menilai percepatan rehabilitasi los menjadi penting agar pedagang tidak terlalu lama kehilangan tempat untuk menjalankan usahanya.

“Ini perlu supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali bisa jualan. Saya tadi sudah melihat kira-kira 2–3 minggu proses ini kita akan jalankan untuk memastikan los-los tempat jualan ini bisa dipergunakan kembali untuk para pedagang melakukan kegiatan usahanya,” ujarnya.

Lebih jauh, Munafri meminta peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat mitigasi kebakaran bagi masyarakat di seluruh pasar yang ada di Kota Makassar.

Ia meminta PD Pasar memastikan ketersediaan dan keaktifan alat pemadam api ringan (APAR) serta hidran sebagai perangkat pertolongan awal ketika terjadi kebakaran.

“Mulai dari sekarang dicek seluruh pasar-pasar yang ada soal keaktifan alat-alat pemadam untuk bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi hal-hal yang seperti ini,” tegasnya.

Selain sarana pemadam, Munafri juga menyoroti instalasi listrik di pasar sehingga meminta seluruh jaringan listrik pasar diperiksa dan dipastikan aman untuk mencegah potensi korsleting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Luar Negeri
NTT Bikin Kejutan! Neraca P...

Status Gunung Sinabung Masih Level Siaga

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Status Gunung Sinabung Masi...
Advertisement
Man City Gelontorkan Rp7,8 Triliun! Ini Rekap Lengkap Transfer Musim Panas Liga Inggris 2026/27

Man City Gelontorkan Rp7,8 Triliun! Ini Rekap Lengkap Transfer Musim Panas Liga Inggris 2026/27

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.