Disdagin Kota Bandung Dorong UMKM Naik Kelas
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 16:12 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung terus mendorong UMKM dan industri lokal agar semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu naik kelas. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan kualitas produk, penguatan legalitas dan sertifikasi, peningkatan kapasitas produksi, branding, hingga perluasan akses pemasaran dan kemitraan.
Hal tersebut dibahas dalam Sonata Talkshow bertajuk “Kenali Program Unggulan Disdagin Kota Bandung, Dorong UMKM dan Industri Lokal Makin Naik Kelas” pada Selasa (1/9).
Kegiatan ini merupakan Siaran Bersama Radio Sonata dan Radio PRFM dengan menghadirkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, dan Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa.
Dalam talkshow tersebut, Ronny Ahmad Nurudin menjelaskan peran Disdagin dalam membantu kepemimpinan Wali Kota Bandung, khususnya di bidang perdagangan dan perindustrian.
“Kita akan membantu kepemimpinan Pak Wali Kota dalam bidang perdagangan dan perindustrian. Di bidang perdagangan, kita ingin berupaya memastikan aktivitas perdagangan di Kota Bandung ini berjalan dengan baik. Masyarakatnya, pelaku usahanya, konsumennya, kita juga menginginkan bahwa UMKM Kota Bandung ini untuk naik kelas,” ujar Ronny.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ronny mengatakan, sebagai kota kreatif, Bandung memiliki potensi besar yang perlu terus diperkuat melalui peningkatan kualitas produk hingga akses pemasaran.
“Mulai dari peningkatan kualitas produk, kemasan, legalitas, teknologinya atau kapasitas produksinya, sampai kepada ruang akses pemasaran dan kemitraan. Tentunya ini untuk mendukung Bandung bisa naik kelas atau berdaya saing tinggi,” ujar dia.
Menurut Ronny, pengembangan produk lokal tidak berhenti pada proses produksi, tetapi juga perlu didukung kreativitas dalam membangun branding dan pemasaran.
“Bandung ini sebagai kota kreatif, jadi bagaimana kita agar kreatif produknya, tentunya kreatif dari brandingnya dan kreatif dari pemasarannya,” kata Ronny.
Ia menjelaskan, Disdagin memberikan pembinaan kepada pelaku usaha sejak tahap awal, termasuk pengelolaan manajerial, legalitas, sertifikasi, hingga peningkatan kualitas produk.
“Dari pembinaan awal untuk kreatif produk ini, kita memberikan pembinaan kepada pelaku usaha di Kota Bandung, mulai dari pengelolaan manajerialnya, legalitasnya terutama, kemudian dari sertifikasinya, misalnya sertifikasi halal, uji mutu, dan lain sebagainya,” tutur dia.
“Dari sisi produk itu bisa memenuhi brandingnya untuk mempunyai nilai jual dan kapasitas produksinya,” imbuh Ronny.
Perkuat “Branding”
Setelah pembinaan produk, Disdagin juga mendorong pelaku usaha untuk memperkuat branding dan memperluas pemasaran melalui berbagai kegiatan promosi serta pameran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!