Disdagin Kota Bandung Dorong UMKM Naik Kelas
Rabu, 02 Sep 2026, 16:12 WIB | Oleh: Ilham SudrajatUntuk Bandung Great Festival tahun ini, kegiatan telah terlaksana dengan suasana berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yakni bertempat di Laswi Heritage.
Sementara itu, Meiwan Kartiwa, membahas pelaksanaan Bazar Murah Utama (Bazmut) yang menjadi salah satu program Disdagin dalam upaya pengendalian inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya itu bazar hanya setahun paling dua kali maksimal. Untuk tahun dari tahun kemarin sampai tahun ini, kita tiap tiga bulan ada namanya Bazar Murah,” ujar Meiwan.
“Bazar Murah ini adalah salah satu tugas kami atau program kami dari Disdagin, yaitu bagaimana kita dalam upaya pengendalian inflasi, kemudian juga membantu warga masyarakat untuk mendapatkan berbagai macam barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan lebih mendekatkan kepada mereka,” tutur dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bazar Murah Utama triwulan III tahun 2026 berlangsung mulai 31 Agustus hingga 11 September 2026. Kegiatan tersebut digelar langsung di wilayah masyarakat, dengan pelaksanaan satu hari di tiga lokasi dan tiga kecamatan.
“Jadi satu harinya di tiga lokasi, di tiga kecamatan. Ini biar lebih mendekatkan kepada warga,” kata Meiwan.
Masyarakat dapat memantau lokasi dan jadwal pelaksanaan Bazmut melalui media sosial resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung @bdg.perdaganganindustri.
Meiwan juga menjelaskan, sejumlah komoditas yang tersedia dalam Bazmut, termasuk beras SPHP, minyak goreng, daging sapi, daging ayam beku, bawang merah, dan bawang putih.
“Beras SPHP juga ini lumayan murah. Kalau sesuai HET di Rp62.545 per lima kilogram, kita di Bazmut dijual oleh Bulog di harga Rp58 ribu,” ujar dia. “Kemudian juga MinyaKita per liternya itu Rp15.500,” lanjut Meiwan.
Untuk daging sapi, harga yang ditawarkan melalui Bazmut sekitar Rp72.000 per setengah kilogram. Sementara daging ayam beku dijual sekitar Rp38 ribu dengan berat berkisar 0,8 hingga 0,9 kilogram.
“Daging sapi itu kita di Bazmut di harga Rp72.000 per setengah kilo. Kemudian daging ayam ini kalau di Bazar Murah, meskipun memang daging ayamnya beku, itu dijual di Rp38.000,” ungkap dia.
Meiwan menambahkan, sejumlah komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih juga dijual dengan harga yang lebih terjangkau. “Bawang merah, bawang putih pun kita jual itu di Rp15 ribu per setengah kilo. Kalau di pasar kan lumayan sudah agak lebih dari Rp30 ribu,” ujar dia.
Di tengah perhatian masyarakat terhadap harga dan ketersediaan pangan, Meiwan mengimbau warga Kota Bandung untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian kebutuhan pangan secara berlebihan.
“Untuk warga Bandung, tetap tenang. Untuk stok pangan jangan panic buying,” pesan dia.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya Disdagin dalam memperkuat perekonomian Kota Bandung, baik melalui pengembangan UMKM dan industri lokal maupun menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!