Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung dan Bank Mandiri Buka Peluang Investasi di Pasar Kosambi

3 Selasa, 01 Sep 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung dan Bank Mandiri Buka Peluang Investasi di Pasar Kosambi Pemkot Bandung dan Bank Mandiri Buka Peluang Investasi di Pasar Kosambi Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung bakal menjadikan Pasar Kosambi sebagai salah satu peluang investasi. Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya letter of intent antara Pemkot Bandung dengan Bank Mandiri.

Menurut Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Pasar Kosambi memiliki beragam potensi bisnis yang dapat dikembangkan. Selain keberadaan pedagang pasar tradisional, terdapat pula pelaku usaha yang mengelola Hallway serta pedagang lainnya yang menjadi bagian dari ekosistem pasar.

“Ini menjadi sebuah peluang investasi dengan bentuk bisnis model yang bervariasi,” ujar Wali Kota Farhan saat meninjau Pasar Kosambi dalam penilaian West Java Investment Challenge (WJIC) 2026, Selasa (1/9).

Wali Kota Farhan menjelaskan, Bank Mandiri nantinya dapat membawa sejumlah nasabah yang dinilai memiliki kemampuan untuk berinvestasi. Namun, Wali Kota Farhan mengingatkan, aspek paling penting dalam pengembangan Pasar Kosambi bukan hanya investasi, melainkan tata kelola kawasan.

“Kalau buat saya paling penting adalah tata kelola. Sekarang sudah bagus belum? Bagus ya kelihatannya, tapi tata kelolanya belum optimal,” kata dia.

Ia menyoroti kondisi kawasan Pasar Kosambi yang perlu ditata, terutama pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut menjadi semakin penting karena kawasan ini juga berkaitan dengan penataan jalur Bus Rapid Transit (BRT).

Wali Kota Farhan menyebut, aktivitas pedagang kaki lima pada malam hari hingga pasar tumpah pada pagi hari perlu menjadi perhatian bersama agar tidak mengganggu fungsi jalan dan transportasi.

“Makanya ini harus jadi pemikiran. Kalau buat kami sih tata kelola yang paling penting,” ujar dia.

Dalam skema investasi tersebut, Wali Kota Farhan menilai, dukungan permodalan dari Bank Mandiri merupakan investasi bisnis yang harus menghasilkan keuntungan dan dikembalikan sesuai mekanisme pembiayaan, bukan bantuan sosial.

“Kalau modal dari Bank Mandiri itu mesti dibalikin sama untungnya. Jadi bukan sumbangan sosial,” tutur dia.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat sekaligus tim penilai WJIC 2026, Muslimin Anwar, menyampaikan bahwa Pasar Kosambi menjadi salah satu dari 12 proyek terbaik dalam WJIC 2026.

Dari 31 proyek yang masuk dalam proses penilaian, sejumlah proyek kemudian diseleksi berdasarkan potensi dan daya tarik investasinya. Pasar Kosambi menjadi salah satu proyek yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan melalui investasi.

Muslimin mengatakan, ketertarikan calon investor terhadap proyek-proyek dalam WJIC menunjukkan adanya peluang untuk memperkuat konektivitas antara proyek pembangunan daerah dan sumber pembiayaan dari sektor swasta.

Khusus Pasar Kosambi, ia menyebut terdapat peluang pengembangan melalui pembiayaan serta penguatan ekosistem bisnis. Menurut dia, keberhasilan investasi di Pasar Kosambi nantinya diharapkan dapat menjadi model yang direplikasi pada pasar lainnya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Bayi Ajaib Itu Kini Tak Lag...
Luar Negeri
Indonesia Perluas Kerja Sam...
Ekonomi
Bappenas Dorong Transformas...

Jangan Lunglai Usai Juara Hylo Open

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jangan Lunglai Usai Juara H...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.