Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pegadaian Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Pengemudi Ojol di Jakarta

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Pegadaian Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Pengemudi Ojol di Jakarta Doc: Pegadaian
Ket. PT Pegadaian (Persero) menyalurkan 1.000 paket sembako kepada pengemudi ojek online (ojol) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli. Bantuan tersebut diberikan dalam kegiatan “1.000 Ojol UMKM Merdeka” yang berlangsung di halaman Kantor Kementerian UMKM Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8).

JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) menyalurkan 1.000 paket sembako kepada pengemudi ojek online (ojol) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli. Bantuan tersebut diberikan dalam kegiatan “1.000 Ojol UMKM Merdeka” yang berlangsung di halaman Kantor Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati bulan kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Sebanyak 1.000 mitra pengemudi dari berbagai platform transportasi online hadir dalam kegiatan yang juga diisi dengan hiburan, stan kuliner UMKM, permainan interaktif, hingga pengundian doorprize.

Penyaluran paket sembako menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Bantuan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pengemudi ojol yang dinilai memiliki kontribusi penting terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sehari-hari.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Kementerian UMKM, Pegadaian, BUMN, sektor swasta, pelaku UMKM, komunitas, serta asosiasi pengemudi ojol. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan manfaat langsung kepada pekerja sektor informal sekaligus memperkuat hubungan antarpihak yang terlibat dalam ekosistem ekonomi masyarakat.

Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian (Persero) Eka Pebriansyah mengatakan pengemudi ojek online memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus keberlangsungan usaha mikro. Menurutnya, layanan yang diberikan pengemudi ojol turut membantu menghubungkan pelaku UMKM dengan konsumen secara cepat dan efisien.

“Di era digitalisasi yang dinamis seperti saat ini, pengemudi ojek online memiliki peran penting dalam keseharian kita dengan berbagai jasa yang ditawarkan, termasuk menghubungkan pelaku UMKM dengan konsumen secara cepat dan efisien,” ujar Eka.

Menurut Eka, penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Pegadaian terhadap para pengemudi ojol dan keluarganya. Momentum perayaan kemerdekaan juga dimanfaatkan untuk memberikan dorongan semangat sekaligus manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh para mitra pengemudi.

“Melalui program Pegadaian Peduli di momen perayaan kemerdekaan ini, Pegadaian ingin memberikan dorongan semangat serta manfaat langsung bagi para pengemudi beserta keluarga di rumah,” lanjutnya.

Sebanyak 1.000 paket bantuan berisi kebutuhan bahan pokok tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran harian para pengemudi. Selain manfaat secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara komunitas pengemudi ojol dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program.

Pegadaian menilai dukungan terhadap pekerja sektor informal merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial. Kehadiran perusahaan tidak hanya diarahkan pada penyediaan layanan keuangan, tetapi juga melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan “1.000 Ojol UMKM Merdeka” sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, sektor swasta, UMKM, dan komunitas dalam menciptakan kegiatan yang memberikan dampak langsung. Para pengemudi ojol sebagai bagian dari ekosistem ekonomi perkotaan menjadi salah satu kelompok yang turut mendapatkan manfaat dari kolaborasi tersebut.

Melalui program Pegadaian Peduli, perusahaan berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai kegiatan sosial yang menyasar kebutuhan masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari semangat Pegadaian dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan sosial dan ekonomi.

Dengan semangat “MengEMASkan Indonesia”, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan apresiasi kepada para pekerja sektor informal yang berkontribusi dalam kehidupan sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...

Edukasi bahaya mikroplastik

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Edukasi bahaya mikroplastik
Luar Negeri
Bento Beku Makin Populer di...
Luar Negeri
Sengit dengan Tarif AS, Kan...

Transaksi video commerce meningkat

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Megapolitan
Pegadaian Salurkan 1.000 Pa...
MARITIM

Tiongkok Mulai Kuasai Rute Maritim Arktik

49 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiongkok Mulai Kuasai Rute ...

Pengaspalan jalan pertanian di Kendari

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pengaspalan jalan pertanian...
Luar Negeri
Intelijen Spanyol Pastikan ...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.