Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Misbakhun: Pimpinan Baru Bank Indonesia Harus Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Misbakhun: Pimpinan Baru Bank Indonesia Harus Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior BI terpilih Aida S. Budiman, dan Deputi Gubernur BI terpilih Solikin M. Juhro dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

JAKARTA - Kepemimpinan baru Bank Indonesia (BI) harus mampu memperkuat peran bank sentral dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pergantian pimpinan harus menjadi momentum untuk menghadirkan kebijakan yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda Laporan Komisi XI DPR RI atas Hasil Uji Kelayakan (Fit and Proper Test) Calon Gubernur, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur BI, yang dilanjutkan dengan pengambilan keputusan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).

Ia menilai komitmen tersebut tidak cukup berhenti pada pernyataan kebijakan, tetapi harus diterjemahkan ke dalam aturan yang jelas dan panduan operasional. Hal itu penting agar kebijakan BI dapat dilaksanakan secara konsisten sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku ekonomi.

“Komitmen ini harus dibuktikan melalui implementasi aturan yang jelas serta panduan operasional kebijakan Bank Indonesia,” tegas Misbakhun, dikutip dari Parlementaria.

Dirinya menambahkan, BI memiliki posisi strategis dalam merespons dinamika perekonomian nasional. Karena itu, kebijakan moneter dan kebijakan lain yang menjadi kewenangan bank sentral perlu diarahkan agar turut mendukung aktivitas ekonomi yang produktif dan memperluas kesempatan kerja.

Apalagi, tuturnya, persetujuan DPR terhadap calon pimpinan BI tidak semata-mata menjadi bagian dari proses pergantian kepemimpinan, melainkan harus menjadi awal penguatan kontribusi bank sentral terhadap perekonomian nasional. Kebijakan yang dihasilkan diharapkan fokus, terarah, dan terukur sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Menutup pernyataan, Misbakhun mengingatkan bahwa penguatan peran BI untuk mendukung perekonomian telah menjadi bagian dari kerangka perubahan regulasi sektor keuangan. Karena itu, mandat tersebut perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan yang konkret, konsisten, dan dapat diimplementasikan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Kebakaran Melanda Kebayoran...
Ekonomi
 Petani Gunakan Plastik Mul...

Erdogan Minta Hak Veto DK PBB Dihapus Total

40 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Erdogan Minta Hak Veto DK P...
Luar Negeri
Kenapa Indonesia Berharap C...
Luar Negeri
Uni Eropa Buru-Buru Tambah ...
Olahraga
Drama Real Madrid dan Presi...
Nasional
Awal Musim Hujan Bakal Lebi...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.