Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Cuma Ikut Tren! OJK Bekali Mahasiswa Batam Wawasan soal Kripto

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 00:12 WIB | Oleh:
Jangan Cuma Ikut Tren! OJK Bekali Mahasiswa Batam Wawasan soal Kripto Doc: Antara foto
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas IAKD OJK Adi Budiarso memaparkan materi untuk memulai kuliah umum dan panel discussion terkait inovasi keuangan digital di Politeknik Negeri Batam, Kepri, Senin (31/8).

BATAM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka wawasan mahasiswa di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mengenai perkembangan aset kripto, stablecoin, hingga inovasi teknologi sektor keuangan (ITSK) yang semakin berkembang di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK Adi Budiarso mengatakan peningkatan literasi diperlukan agar masyarakat dapat memahami manfaat sekaligus risiko dari perkembangan teknologi keuangan digital.

“Dengan literasi yang baik akan membuat financial security. Batam memiliki potensi menjadi engine of growth nasional dengan pertumbuhan ekonomi hampir 7 persen. Untuk memastikan perkembangannya sejalan adalah untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat,” kata Adi dalam acara Digital Financial Literacy IAKD 2026 di Batam, Senin.

Ia menjelaskan, perkembangan ITSK saat ini telah melahirkan berbagai inovasi, termasuk tokenisasi aset seperti emas, surat utang negara, hingga manfaat properti yang telah melalui proses regulatory sandbox oleh OJK.

Adi turut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan pertemuan pertama Digital Financial Literacy IAKD 2026 di wilayah Indonesia bagian barat.

Kuliah umum tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari Politeknik Negeri Batam, Universitas Ibnu Sina, Universitas Internasional Batam, dan Universitas Terbuka.

Selain itu, ia menilai peningkatan literasi perlu berjalan seimbang dengan inklusi keuangan.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan Provinsi Kepri mencapai 78,29 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 98,43 persen.

Gap antara literasi dan inklusi rata-rata masih ada sekitar 20 persen. Walaupun inklusinya sudah 90 persen ke atas, literasinya masih 65-an. Ini peluang untuk ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan ITSK juga membuka peluang pembiayaan bagi pelaku usaha, termasuk UMKM dan sektor ultra mikro yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pembiayaan karena tidak memiliki agunan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah mengatakan perkembangan kripto dan stablecoin sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital perlu dipahami dari sisi manfaat maupun risikonya.

“Jangan sampai karena FOMO (Fear of Missing Out) mengambil keputusan dengan salah. Yang penting bukan hanya mengikuti apa yang sedang tren, tetapi bagaimana menggunakan inovasi keuangan digital agar ada manfaat,” katanya.

Kepala OJK Sumatera Utara Triyoga Laksito juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menggunakan produk keuangan digital hanya karena sedang populer.

Ia menyampaikan tiga pesan kepada peserta, yakni memahami produk sebelum berpartisipasi, mengenali cara kerja produk, serta memastikan pihak yang menawarkan produk telah legal dan tawaran yang diberikan logis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...
Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.