Kemarau Makin Kering, Kementerian PU Perkuat Pasokan Air untuk Jinakkan Karhutla
📅 Senin, 31 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiJAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau dan kekeringan di sejumlah wilayah. Dukungan berupa penyediaan air dan sarana pendukung dilakukan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, serta Kabupaten Batanghari, Jambi.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla dan kekeringan melalui koordinasi lintas sektor serta pemanfaatan infrastruktur dan sumber daya yang tersedia. "Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," kata Menteri Dody.
Di Kabupaten Berau, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Utara membantu penanganan kebakaran di Kecamatan Sambaliung, Sabtu (29/8).
Dukungan penanganan dilakukan di kawasan Sei Bebanir Bangun, RT 13, Jalan Poros Bangun, dan Limunjan, Sungai Buntu. Luas area terbakar diperkirakan sekitar 0,5 hektare di lokasi pertama dan 2 hektare di lokasi kedua, dengan vegetasi berupa semak belukar dan pepohonan.
Kementerian PU mengerahkan kendaraan operasional untuk mendukung penyediaan air dan pemadaman bersama BPBD Kabupaten Berau, Manggala Agni, Damkarmat, TNI, Polres Berau, Berau Coal, PMI, KPHP, serta masyarakat. Kegiatan berlangsung pukul 14.00 hingga 18.30 WITA dan selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Berau.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara di Kota Palangka Raya, BWS Kalimantan II membantu pemadaman karhutla di Jalan Nyalun Menteng, Kecamatan Jekan Raya, yang diperkirakan meliputi area sekitar 7,23 hektare. BWS Kalimantan II mengerahkan personel dan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter untuk memasok air bagi armada pemadam kebakaran.
“Air berasal dari Perumdam Tirta Bahalap Palangka Raya dan digunakan untuk pengisian ulang armada agar pemadaman berlangsung berkelanjutan,” ujar Dody.
Kondisi panas, kabut asap, dan vegetasi yang mengering meningkatkan potensi penyebaran api. Berkat penanganan terpadu, api berhasil dipadamkan dan dilokalisir sehingga tidak meluas. Kementerian PU melalui BWS Sumatera VI juga mendukung penanganan karhutla di kawasan Tahura Senami/ Sultan Thaha Saifuddin, Kelurahan Sridadi, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!