Jambi Belajar dari Jakarta untuk Beberapa Bidang dengan Bekerja Sama
📅 Senin, 31 Agu 2026, 12:59 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Balai Kota Jakarta, Senin (31/8), Kota Jambi dan Jakarta bekerja sama dalam berbagai bidang.
Kedua Pemerintah, Provinsi (Pemprov) Jakarta dan Pemkot Jambi memperkuat kerja sama. Kerja sama untuk bidang bidang teknologi informasi dan komunikasi (ICT), pengembangan badan usaha milik daerah (BUMD), serta creative financing.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antardaerah. "Pada hari ini, Pemerintah Jakarta melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi. Kerja sama ini berkaitan dengan Information and Communication Technology dan mengenai beberapa hal, termasuk mengembangkan kotanya masing-masing," ujarnya.
Gubernur Pramono mengatakan Jakarta terbuka bagi Kota Jambi yang ingin mempelajari pengembangan layanan digital. Salah satu yang ditawarkan adalah Jakarta Kini (JAKI), platform layanan publik terintegrasi milik Pemprov.
"Kami tadi menyampaikan kepada Bapak Wali Kota untuk dipersilakan kalau Kota Jambi ingin belajar tentang JAKI. Kami membuka diri untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan layanan digital," ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur Pramono juga membuka peluang kerja sama antara BUMD Jakarta dan BUMD Kota Jambi, antara lain PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Sarana Jaya, dan Perumda Dharma Jaya.
Selain itu, dibahas juga creative financing sebagai alternatif pembiayaan pembangunan. Skema ini diharapkan dapat memberi ruang bagi pemerintah daerah membiayai pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Saya yakin creative financing ini menjadi cara baru bagi pemerintah daerah mempunyai ruang untuk membangun daerahnya masing-masing. Kalau creative financing di Jakarta bisa, mudah-mudahan ini juga menjadi role model bagi daerah lain," urai Gubernur Pramono.
Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, mengapresiasi kerja sama tersebut. Ia mengatakan Kota Jambi ingin mempelajari sejumlah praktik baik yang diterapkan Jakarta.
"Kami melihat Jakarta di bawah kepemimpinan beliau banyak sekali kemajuan-kemajuan, terutama di bidang creative financing, pembiayaan-pembiayaan tanpa menggunakan APBD. Kami, Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi, ingin banyak belajar," jelasnya.
Pengelolaan BUMD Jakarta menjadi salah satu bidang yang ingin dipelajari Kota Jambi untuk memperkuat tata kelola dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah.
"Kami punya BUMD yang baru, mumpung baru mereka harus belajar. Alhamdulillah Pak Gubernur memberikan ruang yang seluas-luasnya. Semua BUMD kami akan coba belajar bersama dengan BUMD yang ada di Jakarta," ujarnya.
Maulana juga menyebut pengelolaan layanan air minum di Jakarta sebagai salah satu praktik yang dapat dipelajari.
Kolaborasi juga diperluas ke bidang penanggulangan kebakaran. Selama ini, Kota Jambi mengirimkan personel pemadam kebakaran untuk mengikuti pelatihan bersama tim Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!