Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jamin Stok Aman di Belitung, Perum Bulog Tambah Pasokan 500 Ton Beras SPHP

📅 Senin, 31 Agu 2026, 14:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jamin Stok Aman di Belitung, Perum Bulog Tambah Pasokan 500 Ton Beras SPHP Doc: ANTARA
Ket. Petugas dari kantor Perum Bulog Cabang Belitung menyalurkan beras SPHP di pasar tradisional setempat. Perum Bulog Belitung menjamin stok beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di Tanjungpandan, Senin (31/8/2026).

TANJUNGPANDAN–Perum Bulog Cabang Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah pasokan stok beras SPHP sebanyak 500 ton guna memperkuat ketahanan pangan dan mengamankan ketersediaan beras bagi masyarakat di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

‎Pimpinan Cabang Perum Bulog Belitung, Syahrianza Rahman, di Tanjungpandan, Senin (31/8), mengatakan bahwa tambahan kuota beras sebanyak 500 ton tersebut saat ini sedang dalam proses pengiriman via jalur laut menuju gudang penyimpanan Bulog Belitung.

‎"Saat ini tambahan beras sebanyak 500 ton masih dalam perjalanan menuju gudang Perum Bulog Cabang Belitung," katanya.

‎Ia mengatakan langkah ini dilakukan secara berkala untuk menjaga ketersediaan stok beras yang ada di Bulog guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

‎Penambahan stok ini dilakukan guna memastikan ketahanan pasokan pangan di wilayah Belitung tetap berada pada kondisi aman.

‎"Saat ini cadangan beras yang tersedia di gudang Perum Bulog Cabang Belitung tercatat sebanyak 350 ton untuk beras medium dan 100 ton untuk beras premium," ujarnya.

‎Syahrianza mengimbau masyarakat di daerah itu untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi pembelian secara berlebihan, mengingat jumlah stok beras yang ada di gudang saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

‎"Stok yang ada di gudang Perum Bulog Belitung ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, jadi masyarakat jangan panik, beras tidak langka dan stok beras dipastikan aman," ujarnya.

‎Ia menegaskan, Perum Bulog Belitung terus menjaga komitmennya dalam menjaga ketersediaan pasokan beras serta kestabilan harga beras di tingkat pasar setempat.

‎Perum Bulog Belitung saat ini juga sedang melaksanakan program penyaluran bantuan pangan yang ditujukan kepada para Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

‎"Penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan pokok warga penerima manfaat di kedua kabupaten tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
163 Anak Korban Kebakaran S...
Advertisement
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.