Jejak TikTok Bantu Anak Perempuan Lacak Ibu dan Bibi yang Hilang dalam Banjir Nepal-Tibet
Minggu, 30 Agu 2026, 22:26 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Kami telah mengirim pesan kepada pemandu wisata jika dia memiliki sinyal karena dia juga memiliki kartu SIM lokal," ujar Patel.
Keluarga juga terus berkomunikasi melalui WhatsApp dan berharap mendapatkan informasi mengenai kondisi kedua perempuan tersebut.
"Setiap hari kami saling menghubungi melalui WhatsApp… Kami belum menyerah, tetapi, dari pihak kami, yang bisa kami lakukan hanyalah melakukan riset, tetapi kami hanya membutuhkan bantuan dari pihak kami untuk mengeluarkan mereka. Mengeluarkan mereka semua dengan selamat," katanya.
Patel mengatakan keluarganya sempat mempertimbangkan untuk pergi ke Nepal dan bergabung dalam pencarian. Namun, rencana tersebut tidak dilakukan karena mereka belum mengetahui sejauh mana keluarga dapat mendekati wilayah terdampak dan membantu pencarian.
Puluhan warga Inggris masih hilang
Kedua perempuan tersebut merupakan bagian dari warga negara Inggris yang dilaporkan hilang setelah bencana di kawasan Nepal-Tibet.
Dalam laporan yang dikutip The Guardian, sedikitnya 33 warga negara Inggris termasuk dalam daftar orang yang hilang. Di antara mereka terdapat seorang anak berusia 13 tahun, pekerja NHS, dan seorang pendeta.
Keluarga warga Inggris lainnya juga berupaya mencari kerabat mereka yang belum ditemukan.
Neetu Goyal Tiwari, 51 tahun, sedang melakukan perjalanan menuju Kailash Mansarovar ketika banjir terjadi. Keluarganya telah menghubungi sejumlah kenalan di Nepal untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaannya.
Saudaranya, Naresh Goyal, mengatakan keluarga berharap Neetu segera ditemukan.
"Kami tidak yakin apa yang akan terjadi detik berikutnya dan apa yang harus kami lakukan dari pihak kami, karena kami mencoba menghubungi semua orang yang kami bisa," katanya.
"Dia adalah wanita yang sangat periang dan benar-benar memiliki hati yang baik. Saya sangat berharap dia segera kembali."
Sementara itu, Leena Bector, 53 tahun, asal Slough, juga termasuk dalam daftar pelancong yang belum ditemukan.
Suaminya, Bhupesh Bector, mengatakan kepada The Times bahwa dirinya berencana terbang ke Kathmandu setelah belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan istrinya.
"Bahkan jika mereka menemukannya hari ini atau besok, saya harus berada di sana. Dia pasti mengalami trauma," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!