Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apa Tujuan Pertukaran Praktik Kebidanan Indonesia dan Australia? Ini Jawabannya

9 Minggu, 30 Agu 2026, 07:42 WIB | Oleh:
Apa Tujuan Pertukaran Praktik Kebidanan Indonesia dan Australia? Ini Jawabannya Apa Tujuan Pertukaran Praktik Kebidanan Indonesia dan Australia? Ini Jawabannya Doc: Antara foto/HO-Universitas Binawan
Ket. Guest Lecture bertajuk “Midwifery in Practice: What Women Really Need-Lessons from Australia and Indonesia” yang menjadi bagian dari kolaborasi program International Internship antara Universitas Binawan dan The University of Queensland (UQ), Australia.

JAKARTA - Pertukaran praktik kebidanan Indonesia-Australia menekankan pentingnya pelayanan maternal dengan mengutamakan berpusat pada perempuan melalui penguatan kemampuan bidan memahami kebutuhan dan berkomunikasi secara baik terhadap pasien.

“Kolaborasi internasional bukan hanya tentang mempertemukan institusi atau menghadirkan perspektif dari negara lain. Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar dari pengalaman nyata, memahami perbedaan praktik, dan melihat bagaimana kompetensi mereka dapat diterapkan dalam konteks yang lebih luas,” kata Wakil Rektor Universitas Binawan Jakarta Farouk Abdullah Alwyni dalam keterangan dikutip di Jakarta, Minggu.

Dia menjelaskan pengalaman internasional diperlukan untuk membangun perspektif global sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan dunia kesehatan.

Pembelajaran melalui pengalaman praktik dari negara berbeda juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat penerapan kompetensi kesehatan dalam konteks yang lebih luas.

Perspektif tersebut dibahas dalam Guest Lecture bertajuk “Midwifery in Practice: What Women Really Need-Lessons from Australia and Indonesia” yang menjadi bagian dari kolaborasi program International Internship antara Universitas Binawan dan The University of Queensland (UQ), Australia.

Kegiatan tersebut menghadirkan Associate Professor UQ Dr. Megan Cooper, Ph.D., yang membagikan pengalaman mengenai praktik kebidanan di Australia, termasuk peran dan tanggung jawab bidan serta tantangan dalam memberikan pelayanan yang berpusat pada kebutuhan perempuan.

Pertukaran pengalaman juga dilakukan melalui praktik langsung. Sebanyak lima mahasiswa UQ sebelumnya menjalani penempatan pada dua tempat praktik bidan mandiri di Jakarta sehingga memperoleh gambaran mengenai praktik kebidanan dalam konteks sistem kesehatan dan budaya Indonesia.

Megan menjelaskan praktik kebidanan membutuhkan pemahaman terhadap kebutuhan perempuan secara menyeluruh serta dukungan selama menjalani rangkaian pelayanan kesehatan.

Perspektif dari negara berbeda, menurut dia, dapat digunakan untuk merefleksikan praktik yang sudah berjalan dan menemukan pembelajaran yang dapat diterapkan.

“Praktik kebidanan pada dasarnya adalah tentang memahami apa yang dibutuhkan perempuan dan mendukung mereka sepanjang perjalanan. Belajar dari berbagai negara memungkinkan kita merefleksikan praktik kita sendiri, memahami perspektif yang berbeda, dan mengidentifikasi apa yang dapat kita pelajari satu sama lain,” katanya.

Pertukaran praktik Indonesia-Australia tersebut memperkenalkan mahasiswa pada sejumlah aspek pelayanan kebidanan, seperti praktik klinis, fokus pelayanan perempuan, komunikasi, kesadaran terhadap budaya, dan kemampuan beradaptasi. Aspek tersebut melengkapi penguasaan keterampilan klinis dalam mempersiapkan calon bidan menghadapi kebutuhan perempuan yang beragam.

Pendidikan kebidanan di UQ mengintegrasikan pembelajaran akademik, pengembangan keterampilan klinis, simulasi, dan pengalaman clinical placement dalam pembentukan kompetensi calon bidan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran lintas negara yang memungkinkan mahasiswa memahami perbedaan praktik sekaligus merefleksikan pelayanan kebidanan di lingkungannya.

Kolaborasi Indonesia-Australia dalam pertukaran pengetahuan dan pengalaman praktik kebidanan diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa dan akademisi mengenai pelayanan maternal.

Pembelajaran lintas negara tersebut juga membuka ruang untuk mengembangkan praktik yang semakin responsif terhadap kebutuhan perempuan dan konteks masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

Dana KJP Plus Mulai Cair untuk Hampir 30.000 Penerima Baru

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Dana KJP Plus Mulai Cair un...

NASA Mencari Astronot untuk Tinggal dan Bekerja di Bulan

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
NASA Mencari Astronot untuk...

Tabrakan Dua Kereta di Mesir, Empat Orang Tewas dan 88 Luka-Luka

35 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Tabrakan Dua Kereta di Mesi...

Pemprov Manfaatkan Jekate Run untuk Mengungkit Ekonomi Lokal

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pemprov Manfaatkan Jekate R...
Olahraga
David Ferrer Gabung Tim Pel...
Olahraga
Tanpa Rybakina, Sabalenka d...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.