Pemkot Bandung Dorong Investasi untuk Kota Lebih Hijau
📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 18:20 WIB | Oleh: Ilham SudrajatKolaborasi tersebut menghasilkan Bandung Climate Investment Opportunities Diagnostic Report, sebuah kajian berbasis data yang memetakan prioritas ketahanan iklim sekaligus peluang investasi hijau di Kota Bandung.
Jermey mengatakan, Pemerintah Inggris melalui Department for Energy Security and Net Zero bangga dapat mendukung penyusunan kajian tersebut.
Menurut dia, hal yang lebih penting setelah laporan tersebut disusun adalah bagaimana rekomendasi di dalamnya dapat ditindaklanjuti menjadi program dan investasi nyata.
“Laporan ini merupakan bagian dari upaya transformasi untuk masa depan. Laporan ini menyajikan analisis berbasis data mengenai prioritas ketahanan iklim Kota Bandung sekaligus mengidentifikasi berbagai peluang investasi hijau di Kota Bandung,” ujar Jermey.
Ia menilai, kolaborasi tersebut merupakan salah satu hasil nyata dari kemitraan strategis Indonesia dan Inggris, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi berkelanjutan, percepatan transisi menuju net zero, dan aksi iklim.
Jermey juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi Bandung, mulai dari polusi dan kualitas udara, pengelolaan air, pengembangan pariwisata dan investasi hingga transformasi pengelolaan sampah menjadi energi.
Ia menyebut Inggris memiliki pengalaman menghadapi berbagai tantangan serupa di sejumlah kota, seperti London, Oxford dan Glasgow. Oleh karena itu, Pemerintah Inggris siap mendukung Bandung memasuki tahap implementasi rekomendasi yang telah disusun.
“Kami sangat senang dapat mendukung perjalanan Kota Bandung pada tahap ini. Kami juga berharap dapat terus bermitra dengan Pemerintah Kota Bandung dalam proses implementasi hasil laporan ini,” kata dia.
Sementara itu, IFC Country Manager, Euan Marshall memaparkan, hasil Climate Investment Opportunities Diagnostic (CIOD) yang disusun dalam kerangka Apex Green Cities Program.
Ia menyebut Bandung menjadi salah satu dari 30 kota di dunia yang tergabung dalam jaringan program tersebut. Melalui program ini, kota-kota didorong untuk mengidentifikasi sekaligus mengembangkan investasi pada aksi iklim yang memiliki dampak paling besar.
“Secara khusus terkait Climate Investment Opportunities Diagnostic terdapat 28 langkah atau kebijakan berdampak tinggi yang telah diidentifikasi. Jika seluruh langkah tersebut diterapkan secara tepat, emisi gas rumah kaca Kota Bandung diperkirakan dapat dikurangi hingga 22 persen pada 2035,” ujar Euan.
Menurut dia, target tersebut merupakan peluang bagi Bandung untuk menunjukkan kepemimpinan dalam aksi iklim tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia.
Dari 28 langkah yang diidentifikasi, terdapat sekitar delapan langkah utama yang berkontribusi terhadap sekitar 90 persen potensi pengurangan emisi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!