Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Sebanyak 170 Pendaki Semeru Dievakuasi dalam Kondisi Aman

4 Kamis, 27 Agu 2026, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Sebanyak 170 Pendaki Semeru Dievakuasi dalam Kondisi Aman Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Sebanyak 170 Pendaki Semeru Dievakuasi dalam Kondisi Aman Doc: ANTARA 
Ket. Arsip foto - Sejumlah wisatawan berfoto saat mengunjungi Danau Ranukumbolo di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (31/5/2025).

MALANG – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan 170 pendaki yang dievakuasi dari Gunung Semeru, Jawa Timur akibat kebakaran hutan yang terjadi di Blok Ranu Kembang dalam kondisi aman.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis, mengatakan seluruh pendaki saat ini telah beranjak turun dan tetap mendapatkan pendampingan oleh Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST).

"Untuk saat ini seluruh pendaki yang berjumlah sekitar 170an orang dalam proses turun dan didampingi oleh PPGST, semuanya dalam kondisi aman dan kondusif," kata Endrip.

Dia menjelaskan para pendaki yang dievakuasi sebelumnya memang sempat berkemah di Ranu Kumbolo.

Endrip menyampaikan wilayah tersebut sesungguhnya menjadi satu-satunya lokasi camping ground atau area perkemahan di Gunung Semeru.

"Sehingga, tidak ada ada lokasi (perkemahan) lainnya," ucapnya.

Ia menyampaikan saat ini tim pemandu bersama petugas TNBTS yang berada di wilayah Ranu Pani sudah bergerak naik ke jalur pendakian untuk bersiaga menunggu kedatangan para pendaki.

"Untuk mengantisipasi apabila terdapat kendala selama proses turun para pendaki," ujarnya.

Sebelumnya, pada Rabu, Balai Besar TNBTS memutuskan menutup total seluruh jalur pendakian di Gunung Semeru. Langkah itu diambil menyusul terjadinya peristiwa kebakaran hutan di area Blok Ranu Kembang.

Keputusan penutupan jalur pendakian Gunung Semeru diumumkan resmi oleh Balai Besar TNBTS melalui Surat Pengumuman Nomor: PG.20/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026 yang diterbitkan kemarin.

Kebijakan ini diambil untuk mendukung kelancaran proses pengendalian kebakaran serta evakuasi pengunjung yang masih berada di dalam kawasan Semeru dengan tetap mengedepankan unsur keamanan dan keselamatan.

Pihak balai besar terkait menyatakan area hutan yang menjadi titik kebakaran lokasinya berada di sekitar kawasan jalur pendakian Gunung Semeru.Penutupan pendakian Gunung Semeru diberlakukan hingga batas waktu tang belum ditentukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Luar Negeri
Peretasan Binance Picu Kete...
Advertisement
Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.