Alita dan PLN Electricity Services Kolaborasikan Teknologi untuk Perkuat Infrastruktur Listrik
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 20:06 WIB | Oleh: Haryo BronoKe depan, Alita dan PLN ES berencana memperluas kolaborasi pada sejumlah bidang sesuai kebutuhan sektor ketenagalistrikan. Area tersebut mencakup modernisasi infrastruktur jaringan dan konektivitas aset ketenagalistrikan, integrasi sistem pemantauan berbasis data, serta layanan terkelola (managed services) untuk mendukung keandalan operasional.
Perkuat Kapabilitas Teknologi Nasional
Direktur Utama PLN Electricity Services, Susiana Mutia, mengatakan bahwa kemitraan dengan Alita menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kompetensi ketenagalistrikan dan teknologi nasional.
“Kemitraan dengan Alita merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara kapabilitas PLN Electricity Services di sektor ketenagalistrikan dengan kompetensi teknologi dan engineering nasional,” kata Susiana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, kebutuhan sektor ketenagalistrikan ke depan tidak hanya berkaitan dengan keandalan engineering, tetapi juga membutuhkan dukungan teknologi, infrastruktur, dan kemampuan integrasi sistem.
“Kami melihat kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan kapabilitas dalam negeri untuk menjawab tantangan sektor yang terus berkembang,” ujarnya.
Susiana menilai kerja sama tersebut juga membuka peluang lebih luas bagi penguatan ekosistem teknologi nasional di sektor ketenagalistrikan. Keterlibatan perusahaan dan talenta lokal diharapkan dapat mendukung penyediaan layanan listrik yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menekankan pentingnya memastikan penerapan teknologi tetap sesuai dengan kebutuhan operasional dan tata kelola perusahaan.
“Pemanfaatan teknologi harus tetap ditempatkan dalam kerangka kebutuhan operasional dan tata kelola perusahaan, sehingga setiap solusi yang dikembangkan dapat menjawab kebutuhan nyata, memberikan manfaat yang terukur, serta tetap memperhatikan aspek keamanan, efektivitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” kata Susiana.
Menurutnya, penandatanganan kemitraan tersebut diharapkan menjadi awal komunikasi dan kerja sama yang lebih konstruktif antara kedua perusahaan, sehingga kolaborasi tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut pada penerapan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi sektor ketenagalistrikan Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!