Panas dan Keringat di Balik Helm Bisa Picu Ketombe, Ini Cara Mengatasinya
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 23:38 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Penggunaan helm dalam waktu lama menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari banyak pria, khususnya saat berkendara maupun mengikuti kegiatan yang membutuhkan perlindungan kepala. Namun, penggunaan helm juga dapat memicu persoalan seperti panas, keringat, minyak berlebih, hingga ketombe pada kulit kepala.
Kondisi tersebut kerap disebut sebagai helmet hair, yang tidak hanya membuat rambut terlihat lepek setelah melepas helm, tetapi juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada kulit kepala. Bagi pria yang aktif bergerak dan menggunakan helm dalam waktu lama, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan dan konsentrasi.
Melihat kondisi tersebut, Clear Men Ultra mendukung Vindes Bukan Main Racing Edition, acara yang memadukan unsur motorsports, kompetisi, dan komunitas dalam berbagai aktivitas interaktif. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Clear Men Ultra mendekatkan isu perawatan kulit kepala dengan aktivitas pria sehari-hari, termasuk melalui kegiatan gokart racing yang mengharuskan peserta mengenakan helm selama berkompetisi.
Kulit Kepala Pria Lebih Rentan Bermasalah
Dalam kondisi kepala berkeringat dan tertutup helm, produksi minyak berlebih dapat membuat kulit kepala terasa semakin tidak nyaman. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko munculnya ketombe apabila kebersihan dan kesehatan kulit kepala tidak terjaga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ari Astuti, Beauty & Wellbeing Indonesia Marketing Demand Creation Hair Care, Unilever Indonesia, mengatakan karakteristik kulit kepala pria membuat kebutuhan terhadap perawatan khusus menjadi penting.
“Kulit kepala pria 1,6x lebih berminyak, 1,5x lebih berkeringat, dan 7x lebih rentan ketombe dibanding perempuan, sehingga Clear Men Ultra Oil Control hadir dengan Piroctone Olamine yang membantu melawan jamur penyebab ketombe dan Capryloyl Glycine yang mampu mengontrol minyak di kulit kepala hingga 48 jam,” ujar Ari dalam keterangannya pada hari Senin (24/8).
Menurutnya, kehadiran Clear Men Ultra dalam Vindes Bukan Main menjadi kesempatan untuk mengajak pria aktif lebih memperhatikan kondisi kulit kepala, terutama ketika menjalani aktivitas menggunakan helm.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Melalui acara Vindes Bukan Main, kami ingin mendekatkan isu ini kepada laki-laki aktif sekaligus menunjukkan bagaimana Clear Men Ultra menjaga mereka tetap clearly controlled,” katanya.
Aktivitas gokart racing menjadi salah satu contoh kegiatan yang memperlihatkan tantangan tersebut. Peserta harus menggunakan helm di tengah aktivitas fisik yang menuntut fokus dan performa. Panas dan keringat yang terakumulasi di balik helm, ditambah produksi minyak berlebih, dapat membuat kondisi kulit kepala semakin tidak nyaman dan berkontribusi terhadap munculnya ketombe.
Kolaborasi Clear Men Ultra dan Vindes
CEO Vindes Corp Awan Prasetyo mengatakan Vindes Bukan Main Racing Edition merupakan salah satu inovasi Vindes pada 2026. Pemilihan mitra dalam penyelenggaraan acara tersebut mempertimbangkan kesesuaian nilai dengan konsep kegiatan.
“Acara Bukan Main Racing Edition ini menjadi salah satu inovasi dan pengalaman pertama juga bagi Vindes di tahun 2026, dan ketika kami mengadakan sebuah event tentunya kami selalu mencari partner brand yang memiliki value yang relevan dengan event kami,” ujar Awan.
Ia menilai kolaborasi dengan Clear Men Ultra relevan dengan aktivitas gokart yang identik dengan penggunaan helm serta tuntutan untuk tetap fokus selama perlombaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!