Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kukar Perkuat Sinergi demi Wujudkan Daerah Pusat Pangan

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 16:03 WIB | Oleh:
Pemkab Kukar Perkuat Sinergi demi Wujudkan Daerah Pusat Pangan Doc: antara foto
Ket. Padi sawah mulai menguning

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, baik kementerian, pemerintah provinsi, TNI, Polri, dan kelompok masyarakat, untuk mewujudkan daerah sebagai pusat pangan dari pertanian, perikanan, hingga peternakan.

"Sinergi dan kolaborasi dengan banyak pihak inilah yang menjadi modal utama untuk mewujudkan Kukar sebagai pusat pangan, menuju daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Sunggono di Tenggarong, Selasa (25/8).

Upaya mewujudkan pusat pangan ini perlahan mulai menampakkan hasil. Pada subsektor tanaman pangan misalnya, dari total produksi padi gabah kering giling (GKG) se-Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2025 yang sebanyak 270.870 ton, Kukar berkontribusimemproduksi 110.870 ton GKG.

Padi sebanyak 270.870 ton GKG di Kaltim ini jika dikonversi menjadi beras, maka menghasilkan 157.550 ton beras, berasal dari luas panen 66.518 hektare.

Di tahun yang sama, produksi Kukar 110.870 ton GKG ini berasal dari luas panen 26.287 hektare. Ini berarti Kukar menyumbang sekitar 41 persen dari total GKG Kaltim, tertinggi di antara 10 kabupaten/kota, jauh di atas Kabupaten Paser yang sebanyak 67.650 ton GKG dan Kabupaten Penajam Paser Utara yang tercatat 47.580 ton GKG.

Di subsektor perikanan, Kukar juga paling dominan dengan andil lebih dari 50 persen. Pada 2024 misalnya, total produksi ikan Kukar sebanyak 323.178 ton, terdiri atas perikanan tangkap 116.850,2 ton dan hasil budidaya sebanyak 206.327,8 ton.

Khusus perikanan budidaya, Kukar menyumbang sekitar 70–75 persen produksi budidaya seluruh Kaltim, terutama udang dan ikan air tawar yang dihasilkan dari keramba Sungai Mahakam.

Pada subsektor unggas, produksi daging ayam Kukar sekitar 23.000 ton/tahun, bahkan surplus sehingga disalurkan ke Samarinda dan Balikpapan. Secara umum produksi daging ayam seluruh Kaltim 70.661 ton/tahun.

Sebelumnya, saat syukuran Panitia Hari Ulang Tahun ke- 81 RI bersama perangkat upacara, paguyuban dan tokoh masyarakat di Tenggarong, Minggu (23/8) malam, Sunggono juga mengatakan bahwa selain ingin menjadikan sebagai pusat pangan, pemda juga mengembangkan pariwisata dan industri hijau berkelanjutan.

"Melalui kolaborasi dan persatuan yang kokoh, pemda dapat mendorong pembangunan yang berkeadilan dan merata, memperkuat kapasitas SDM yang unggul dan produktif, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah dengan tetap mempertahankan kelestarian lingkungan," ujar Sunggono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.