Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Penasaran! Sekda Karawang Ungkap Keunggulan Aplikasi Tangkar di Jakarta Smart City

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 07:04 WIB | Oleh:
Bikin Penasaran! Sekda Karawang Ungkap Keunggulan Aplikasi Tangkar di Jakarta Smart City Doc: Antara foto
Ket. Sekda Karawang Asep Aang Rahmatullah saat menjadi pembicara di forum Jakarta Smart City.

KARAWANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Asep Aang Rahmatullah memaparkan tentang aplikasi Tanggap Karawang (Tangkar), sebuah inovasi pelayanan publik digital yang diterapkan Pemkab Karawang dalam forum Jakarta Smart City di Jakarta, Kamis. 

"Transformasi digital di Karawang merupakan keniscayaan. Ada banyak aplikasi yang muncul, tetapi pertanyaannya apakah aplikasi itu bisa menjawab permasalahan di masyarakat,” kata Asep Aang saat menjadi pembicara dalam forum Jakarta Smart City.

Dalam sesi General Session bertajuk "Smart City Beyond Technology: Leadership, Innovation, and Impact for Better Cities", ia menyoroti pentingnya menempatkan masyarakat sebagai pusat transformasi digital pemerintahan.

Menurut dia, perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat pemerintah tidak cukup hanya menghadirkan berbagai aplikasi, kecerdasan buatan (AI), cloud, big data, maupun konsep smart city.

Hal yang lebih penting adalah memastikan teknologi tersebut benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menyampaikan, saat ini kondisi masyarakat berubah dengan cepat. Ekspektasi terhadap pemerintah pun ikut meningkat. Sehingga pemerintah daerah dituntut mampu beradaptasi dan memberikan pelayanan yang mudah, cepat, serta dapat diakses kapan saja dan dari mana saja.

Dalam konteks tersebut, kanal pengaduan masyarakat tidak cukup hanya menjadi tempat menyampaikan keluhan. Setiap laporan perlu mendapatkan respons dan tindak lanjut dari pemerintah.

Melalui forum itu, Asep Aang memperkenalkan aplikasi Tangkar sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Karawang membangun pelayanan publik digital yang responsif dan terintegrasi.

Tangkar merupakan akronim dari Tanggap Karawang. Nama tersebut dipilih agar mudah diingat masyarakat, sekaligus memiliki keterkaitan dengan salah satu makanan khas Karawang, yakni soto tangkar.

Menurut dia, melalui aplikasi Tangkar, pemerintah daerah tidak hanya menyediakan kanal pengaduan, tetapi juga membangun mekanisme untuk menerima, merespons, dan menindaklanjuti laporan masyarakat.

Sistem tersebut juga terintegrasi dengan sejumlah instansi vertikal di daerah. Proses penyelesaian laporan dapat dipantau sehingga pengaduan tidak berhenti pada tahap penerimaan laporan.

Menurut Asep Aang, jumlah pengaduan yang masuk ke pemerintah daerah rata-rata mencapai sekitar 6.000 hingga 7.000 laporan setiap tahun.

Namun, tingginya jumlah laporan tersebut tidak serta-merta menunjukkan banyaknya persoalan di masyarakat. Sebaliknya, kondisi itu dapat menjadi salah satu indikator adanya kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Sebab, laporan yang masuk tidak seluruhnya berkaitan dengan persoalan besar. Masyarakat juga melaporkan persoalan sederhana, seperti kendala akses atau lupa kata sandi layanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Negara hadir untuk rakyatnya.kementan mmng luar biasa
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Satu Rintangan Berat Asal Korea Mampu Diatasi Fajar/Fikri

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Satu Rintangan Berat Asal K...

Alcaraz Pulih dari Cedera, Siap Pertahankan Gelar US Open

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Alcaraz Pulih dari Cedera, ...
Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.